Jayapura,Papuaterdepan.com — Sebanyak 707 pelajar dan mahasiswa di Papua mendapat dukungan pendidikan melalui Program Papua Cerdas tahap II Tahun 2026 yang disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua.
Bantuan tersebut diberikan kepada peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA hingga mahasiswa perguruan tinggi.
Ketua BAZNAS Provinsi Papua Ahmad Jaenuri menyebutkan penerima manfaat di Kota Jayapura terdiri atas 272 siswa dan 12 mahasiswa. Selain itu, sebanyak 423 siswa dari BAZNAS kabupaten/kota se-Papua Raya juga menerima bantuan melalui program tersebut.
Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Asrama Haji Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat (4/9/2026).
Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Gatut Aryoko mengapresiasi langkah BAZNAS yang memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan peserta didik di Papua.
Menurut Gatut, dukungan pembiayaan pendidikan memiliki arti penting bagi keluarga yang membutuhkan, terutama agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghambat anak untuk tetap bersekolah.
“Komitmen BAZNAS melalui program Papua Cerdas sangat sejalan dengan visi kita bersama untuk memastikan bahwa tidak boleh ada anak Papua yang putus sekolah hanya karena masalah biaya,” ujarnya setelah menghadiri penyerahan bantuan.
Gatut mengatakan program tersebut juga selaras dengan Asta Protas Menteri Agama RI dalam mendorong pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi.
Ia berharap kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan pemangku kepentingan pendidikan dapat terus diperkuat untuk memperluas manfaat program serupa.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen yang hadir mewakili Gubernur Papua menyebut pendidikan sebagai salah satu fondasi dalam menyiapkan sumber daya manusia Papua.
Ia mengatakan bantuan pendidikan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan peserta didik saat ini, tetapi juga dapat mendukung anak-anak Papua mengembangkan kemampuan dan melanjutkan pendidikan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan investasi sosial untuk membantu anak-anak Papua agar dapat terus melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, serta meraih cita-cita,” katanya.
Aryoko juga menekankan pentingnya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Program Papua Cerdas tahap II menjadi salah satu upaya BAZNAS Papua dalam menyalurkan dukungan pendidikan kepada masyarakat. Penerima manfaat berasal dari Kota Jayapura serta kabupaten/kota di wilayah Papua Raya.
Dengan dukungan tersebut, BAZNAS Papua mendorong agar bantuan yang bersumber dari pengelolaan zakat dapat turut menopang keberlanjutan pendidikan generasi muda di Tanah Papua.(Rilis)









