Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com — Kodam XVII/Cenderawasih meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Papua dengan menyiagakan ribuan personel yang dapat dikerahkan sewaktu-waktu apabila terjadi kebakaran berskala besar.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan sebanyak 2.190 personel telah dipersiapkan dan ditempatkan di berbagai wilayah yang menjadi tanggung jawab Kodam untuk memperkuat upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran.

Menurut dia, kekuatan tersebut berasal dari unsur Kodim, Korem, hingga satuan batalyon, termasuk batalyon teritorial pembangunan yang saat ini bertugas di sejumlah daerah di Papua.

“Kesiapan personel ini menjadi bagian dari langkah antisipasi agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat apabila muncul titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” katanya di Jayapura,Rabu,(26/8).

Selain menyiapkan personel, Kodam XVII/Cenderawasih juga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan melibatkan Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, instansi kehutanan, serta berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga :  TNI di Biak Gelar Upacara HUT ke-80, Tegaskan Komitmen Profesional dan Dicintai Rakyat

Ia menilai kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki akses terbatas dan membutuhkan respons cepat saat terjadi keadaan darurat.

Berdasarkan hasil pemantauan selama beberapa hari terakhir, sejumlah titik panas sempat terdeteksi di beberapa daerah di Papua. Namun, seluruh titik tersebut telah berhasil ditangani sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Pangdam menjelaskan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan berbagai sumber data, mulai dari aplikasi SiPongi milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, informasi cuaca dari BMKG, citra satelit, hingga laporan masyarakat di lapangan.

Menurut dia, partisipasi masyarakat memiliki peran penting karena informasi awal mengenai munculnya asap atau titik api dapat mempercepat langkah penanganan oleh petugas.

Baca Juga :  Soliditas TNI Diperkuat, Dankodaeral X Lakukan Courtesy Call ke Pangkodau III

Dari sisi sarana pendukung, berbagai peralatan telah disiapkan bersama instansi terkait, antara lain kendaraan pemadam kebakaran, tangki air, kendaraan operasional, ambulans, pompa air serta perlengkapan komunikasi dan kesehatan bagi personel yang bertugas.

Meski kondisi karhutla di Papua saat ini masih tergolong terkendali, Kodam XVII/Cenderawasih tetap mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengabaikan potensi risiko yang dapat muncul akibat perubahan cuaca.

Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang juga mengajak masyarakat untuk menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membuka lahan dengan cara membakar maupun membakar sampah secara sembarangan.

Ia meminta warga segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap di lingkungan sekitar agar petugas dapat melakukan penanganan sejak dini.

“Kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk mencegah kebakaran meluas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan Papua,” ujarnya.(Redaksi)

Berita Terkait

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon
Yonif TP 810/BEM Latih Kedisiplinan Pelajar Melalui Program Army Go To School
Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga
Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru
Kejati Papua Luncurkan Adhyaksa Peduli Nelayan, Kawal Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih
Rekor Pengadaan Beras Nasional Tembus 4,1 Juta Ton, Bulog Papua Terkendala Kemarau
Pemkot Jayapura Data Warga Koya Tengah dari Rumah ke Rumah, Pastikan Program Tepat Sasaran
Pemuda Papua di Angkasa Mulai Garap Tomat dan Rica untuk Kemandirian Ekonomi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Yonif TP 810/BEM Latih Kedisiplinan Pelajar Melalui Program Army Go To School

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Rekor Pengadaan Beras Nasional Tembus 4,1 Juta Ton, Bulog Papua Terkendala Kemarau

Berita Terbaru

Kesehatan

Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:50 WIB

Jangan Copy Ya