Dua Madrasah di Wamena Kantongi Izin Operasional, Kemenag Papua Dorong Penguatan Pendidikan Islam

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya,Papuaterdepan.com– Dua lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Jayawijaya resmi menerima izin operasional dan piagam sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan madrasah di wilayah pegunungan Papua.

Dokumen tersebut diserahkan Kepala Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, M. Muzakir Asso, dalam kunjungan kerja di Wamena, Senin (10/8/2026).

Dua madrasah yang menerima izin operasional tersebut yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mutiara Hati Wamena dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ar-Rahman Wamena.

Penyerahan dokumen dilakukan secara simbolis kepada Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat dan Pendidikan Islam Kabupaten Jayawijaya, Eko Haryanto. Selanjutnya, dokumen tersebut diteruskan kepada Kepala MI Mutiara Hati, Senan, dan Kepala MTs Ar-Rahman, Kuwat.

Muzakir mengatakan pemberian izin operasional menjadi bagian dari proses penguatan kelembagaan pendidikan Islam agar pengelolaan madrasah memiliki dasar administrasi yang jelas.

Menurutnya, keberadaan madrasah di daerah perlu terus didukung melalui koordinasi dan konsolidasi antara pemerintah, pengelola pendidikan, tokoh agama serta masyarakat.

Baca Juga :  OPM Bumi Walo Enumbi tewas ditembak TNI di Puncak Jaya

“Ini semua kami lakukan untuk melakukan konsolidasi kepada stakeholder yang ada demi keberlangsungan dalam pengelolaan satuan pendidikan, madrasah-madrasah yang ada di Kabupaten Jayawijaya khususnya, dan Provinsi Papua,” ujarnya.

Cek Kesiapan Pengembangan MTsN Walesi

Sebelum menyerahkan dokumen izin operasional, Muzakir terlebih dahulu melakukan peninjauan ke MTsN Walesi, Minggu (9/8/2026).

Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk melihat kondisi satuan pendidikan sekaligus membangun komunikasi dengan pihak madrasah dan tokoh agama setempat.

Salah satu pembahasan yang dilakukan berkaitan dengan rencana pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang direncanakan pada tahun berikutnya.

Muzakir mengatakan komunikasi dengan pihak madrasah dan masyarakat menjadi penting agar pembangunan fasilitas benar-benar menjawab kebutuhan satuan pendidikan.

“Kami melakukan perjalanan ke MTsN Walesi untuk bersilaturahmi dan berkoordinasi terkait data kelembagaan dan menjalin komunikasi dengan satuan pendidikan tersebut, juga dengan tokoh agama setempat terkait pembangunan sarana prasarana yang akan dibangun tahun depan di area sekolah,” katanya.

Baca Juga :  Percepat Pelayanan, Kanwil Kemenag Tiga DOB Papua Ditargetkan Rampung November 2025

Ia berharap koordinasi tersebut dapat terus berjalan sehingga pembangunan yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta didik, tenaga pendidik maupun masyarakat sekitar.

Dorong Madrasah Berkembang

Muzakir menegaskan penguatan pendidikan Islam di Jayawijaya membutuhkan kerja bersama. Tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga penataan kelembagaan serta komunikasi yang berkelanjutan dengan berbagai pihak.

Menurutnya, izin operasional yang diberikan kepada dua madrasah di Wamena diharapkan menjadi pijakan untuk mengembangkan layanan pendidikan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.

Kemenag Papua, kata dia, akan terus melakukan konsolidasi dengan satuan pendidikan dan pemangku kepentingan di daerah untuk memastikan madrasah dapat berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan turut memperluas akses pendidikan Islam dan memperkuat keberadaan lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Jayawijaya serta wilayah Papua lainnya.(Rilis)

Berita Terkait

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya