Kemenag Papua Tekankan Integritas ASN, Iman Harus Terlihat dalam Pelayanan

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com— Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua diingatkan untuk menjadikan nilai-nilai iman sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam Ibadah Persekutuan Kristen Kanwil Kemenag Papua yang berlangsung di Ruang Doa “Imanuel”, Senin (10/8/2026).

Ibadah yang dipimpin Pendeta Rudi Yepese dari Bidang Urusan Agama Kristen itu mengambil renungan dari 1 Yohanes 1:5-11 dengan tema utama tentang kehidupan dalam terang Kristus.

Dalam khotbahnya, Rudi menegaskan bahwa iman tidak berhenti pada pengakuan secara lisan. Kehidupan orang percaya harus menunjukkan kebenaran, kejujuran, kasih dan sikap yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani.

“Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Karena itu, iman kepada Tuhan tidak hanya diucapkan melalui kata-kata, tetapi harus terlihat dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.

Pesan tersebut dinilai relevan bagi ASN yang memiliki tugas pelayanan publik. Nilai kejujuran, keadilan, kasih dan tanggung jawab perlu diterapkan bukan hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga ketika menjalankan pekerjaan dan melayani umat.

Rudi menjelaskan, gambaran terang dalam firman Tuhan menunjukkan kebenaran dan kekudusan Allah, sedangkan kegelapan menggambarkan dosa, kebohongan, kebencian dan kehidupan yang menjauh dari Tuhan.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag Papua Ikuti Pemantapan Tim Penilai Pendahuluan PMPZI 2026

Karena itu, umat diajak berani melakukan evaluasi terhadap kehidupan masing-masing. Kesalahan dan kelemahan manusia, menurutnya, bukan alasan untuk menjauh dari Tuhan.

Sebaliknya, pengakuan dosa dan pertobatan menjadi jalan untuk memperoleh pengampunan dan pemulihan.

“Jika kita mengakui dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan,” katanya.

Rudi kemudian menyampaikan tiga pesan penting bagi umat dalam menjalani kehidupan beriman.

Pertama, umat harus berani hidup jujur di hadapan Tuhan. Kesalahan tidak perlu disembunyikan, tetapi diakui dan diperbaiki melalui pertobatan.

Kedua, kehidupan dalam terang harus terlihat melalui tindakan nyata. Sikap berkata benar, berlaku adil, mengasihi sesama, memberi pengampunan dan menciptakan perdamaian menjadi bagian dari wujud iman.

Ketiga, umat diminta tetap memiliki pengharapan kepada kasih karunia Kristus ketika menghadapi kelemahan dan kegagalan.

Menurut Rudi, kebaikan tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Perbuatan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan dapat memberikan dampak bagi orang lain.

Baca Juga :  42 santri dari 5 Pesantren Papua Mengikuti Test CBT

“Jadilah orang-orang yang membawa berkat, yang mau mengampuni dan mengasihi sesama. Hal-hal yang kelihatan kecil, tetapi memiliki arti besar dalam kehidupan,” pesannya.

Ia mengajak ASN Kemenag Papua membawa pesan tersebut ke lingkungan keluarga, kantor dan masyarakat. Dengan demikian, kehidupan beriman tidak hanya tampak ketika mengikuti ibadah, tetapi juga tercermin dalam cara bekerja, berinteraksi dan memberikan pelayanan.

Ibadah tersebut ditutup dengan ajakan agar seluruh umat meninggalkan berbagai bentuk “kegelapan” dalam kehidupan dan menjadikan Kristus sebagai sumber terang.

“Biarlah firman Tuhan hari ini menguatkan kita untuk meninggalkan setiap bentuk kegelapan dan hidup sebagai anak-anak terang. Biarlah kasih, pengampunan, dan kemurahan Kristus nyata dalam kehidupan kita,” tutup Rudi.

Melalui persekutuan tersebut, Kanwil Kemenag Papua mendorong ASN untuk menjadikan pembinaan rohani sebagai bagian dari penguatan karakter. Nilai iman diharapkan tidak hanya memperkuat kehidupan spiritual, tetapi juga membentuk aparatur yang jujur, berintegritas, penuh kasih dan mampu menghadirkan pelayanan yang membawa damai bagi umat beragama di Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya