Hoaks Bantuan Kemenag Marak, Kanwil Papua Ingatkan Warga Waspadai Modus Penipuan Berbasis AI

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua mengingatkan masyarakat, khususnya umat Kristen, agar tidak mudah percaya terhadap informasi bantuan maupun kerja sama yang mengatasnamakan Kementerian Agama.

Peringatan tersebut disampaikan Kepala Bidang Urusan Agama Kristen Kanwil Kemenag Papua, Tony Denny Sahertian, menyusul munculnya sejumlah informasi palsu di media sosial yang dikemas seolah-olah merupakan program resmi pemerintah.

Tony mengatakan, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau *Artificial Intelligence* (AI) membuat informasi palsu semakin sulit dikenali. Bahkan, sejumlah pendeta, hamba Tuhan dan masyarakat disebut sempat menghubungi maupun mendatangi Kanwil Kemenag Papua untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar, termasuk apabila ada pihak yang meminta sejumlah biaya dengan mengatasnamakan program bantuan Kementerian Agama. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya sebelum melakukan konfirmasi melalui kanal resmi,” tegas Tony saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/8/2026).

Ia meminta masyarakat tidak langsung merespons tawaran bantuan yang beredar melalui media sosial, terutama jika informasi tersebut disertai permintaan uang, biaya administrasi atau bentuk pungutan lainnya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag Papua Siapkan Kunjungan Biro Ortala dan Sekretaris Ditjen Bimas Buddha

Menurut Tony, informasi mengenai program pemerintah seharusnya dapat diverifikasi melalui kanal resmi Kementerian Agama. Masyarakat juga dapat mendatangi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag Papua untuk memperoleh informasi secara langsung.

Imbauan tersebut juga berlaku untuk informasi terkait pembangunan rumah ibadah, pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di ruang publik maupun bantuan sarana rumah ibadah.

Tony menjelaskan, setiap layanan memiliki prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi. Khusus bantuan pembangunan atau sarana rumah ibadah, pemerintah memiliki kuota terbatas sehingga tidak semua permohonan dapat otomatis memperoleh bantuan.

“Layanan kami berorientasi pada pelayanan prima. Setiap masyarakat berhak memperoleh informasi dan pelayanan yang cepat, mudah, tepat, transparan, serta akuntabel,” ujarnya.

Untuk mencegah masyarakat menjadi korban informasi palsu, Bidang Urusan Agama Kristen Kanwil Kemenag Papua terus mendorong keterbukaan informasi mengenai prosedur layanan. Informasi resmi dapat diperoleh melalui PTSP Kanwil Kemenag Papua maupun laman dan kanal komunikasi resmi Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama.

Baca Juga :  Dukung Pelestarian Lingkungan, UM Papua Gelar Aksi Penanaman Pohon di MI Al-Fatah Abepantai

Tony menilai akses informasi yang terbuka menjadi penting agar masyarakat tidak bergantung pada informasi yang sumbernya tidak jelas.

“Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi Kementerian Agama,” katanya.

Selain memverifikasi informasi, masyarakat juga diminta aktif melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan nama Kementerian Agama, pungutan liar maupun pelayanan yang tidak sesuai ketentuan.

Laporan dapat disampaikan melalui sistem **SP4N-LAPOR!** maupun kanal resmi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Di sisi lain, Tony memastikan Kanwil Kemenag Papua tetap berkomitmen memberikan pelayanan publik yang mudah diakses dan transparan bagi masyarakat. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari pelayanan kepada umat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai informasi yang menyesatkan,” pungkasnya.(Rilis)

Berita Terkait

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya