Keepi, Papuaterdepan.com – Komitmen membangun pemerintahan yang bersih dan melayani mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mappi. Wakil Bupati Mappi, H. Sanusi, mendorong jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mappi menjadikan pembangunan Zona Integritas sebagai langkah nyata untuk mencegah korupsi dan memperbaiki kualitas pelayanan publik.
Pesan tersebut disampaikan Sanusi saat menghadiri penandatanganan Komitmen Bersama Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMP-ZI) di lingkungan Kemenag Mappi, Senin (5/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Sanusi yang hadir mewakili Bupati Mappi menegaskan bahwa korupsi merupakan persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama. Menurutnya, pencegahan tidak cukup hanya melalui aturan, tetapi juga harus disertai pembentukan karakter, penguatan moral, dan kesadaran untuk tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.
“Korupsi adalah penyakit dan kita semua dapat menjadi korban dari praktik korupsi. Salah satu penyebabnya adalah persoalan akhlak dan mentalitas, termasuk rasa takut miskin yang kemudian mendorong seseorang mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya,” ungkap Sanusi.
Ia berharap seluruh pegawai Kemenag Mappi mampu menerapkan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan demikian, pembangunan Zona Integritas dapat memberikan dampak nyata terhadap tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Mappi, lanjutnya, siap mendukung upaya Kemenag dalam memperkuat budaya kerja yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.
“Semoga ini menjadi langkah awal kita bersama untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Pemerintah Daerah Kabupaten Mappi siap membantu dan mendukung upaya Kementerian Agama dalam pembangunan Zona Integritas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mappi, Kosmas Jadi, menjelaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan bagian dari agenda reformasi birokrasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Program ini juga diarahkan untuk membangun aparatur yang berintegritas serta memberikan pelayanan publik yang profesional.
Kosmas menyebutkan bahwa proses pembangunan Zona Integritas di Kemenag Mappi telah berjalan sejak Januari. Seluruh tahapan yang dilaksanakan difokuskan pada pemenuhan upaya perbaikan tata kelola dan pencapaian predikat WBK serta WBBM.
“Program utama yang kita laksanakan adalah pembangunan Zona Integritas. Penandatanganan komitmen bersama ini merupakan salah satu bentuk implementasi sekaligus penegasan bahwa seluruh jajaran memiliki tanggung jawab yang sama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani,” jelasnya.
Penandatanganan komitmen tersebut turut melibatkan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mappi, RD. Ritalis R.A. Letsoin, para tokoh agama, pejabat, serta seluruh pegawai Kemenag Mappi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan integritas dan peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Kementerian Agama.
Melalui pembangunan Zona Integritas, Kemenag Mappi berupaya menanamkan budaya antikorupsi sekaligus memperkuat tanggung jawab setiap aparatur dalam menjalankan tugas. Konsistensi seluruh jajaran menjadi faktor penting agar komitmen yang telah ditandatangani dapat diwujudkan dalam pelayanan yang bersih, transparan, dan dapat dipercaya masyarakat.(Rilis)









