Jayapura,Papuaterdepan.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura mulai memperkuat pengawasan kedisiplinan pegawai sekaligus mempercepat sejumlah pekerjaan dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Arahan tersebut disampaikan Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kota Jayapura, **Ebert Sanyi**, saat memimpin apel pagi di halaman kantor, Senin (13/7/2026).
Apel dihadiri pejabat pengawas, pejabat fungsional, ASN, PPPK dan tenaga honorer di lingkungan Kemenag Kota Jayapura.
Ebert mengatakan kedisiplinan bukan hanya berkaitan dengan kehadiran, tetapi menjadi bagian penting dari tanggung jawab aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh pegawai membangun kebiasaan hadir tepat waktu dan mengikuti apel sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan.
“Disiplin merupakan kewajiban setiap pegawai. Apel pagi menjadi salah satu sarana untuk membangun kedisiplinan sekaligus memperkuat kesiapan kita dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
### Absensi Apel Akan Diperkuat
Untuk memastikan kedisiplinan dapat dipantau secara objektif, Kemenag Kota Jayapura akan menerapkan mekanisme absensi khusus pada setiap apel pagi.
Data kehadiran nantinya dapat menjadi bagian dari administrasi kepegawaian dan penilaian disiplin sesuai aturan yang berlaku.
Ebert juga meminta seluruh ASN dan PPPK memperhatikan kelengkapan data pada Sistem Manajemen Pegawai (SMP).
Pegawai diminta mengecek akun masing-masing dan memastikan seluruh data telah diperbarui. Jika terdapat kendala, koordinasi dengan pihak terkait harus segera dilakukan.
“Jangan menunggu sampai ada masalah. Data masing-masing harus diperiksa dan dilengkapi sejak sekarang,” katanya.
Target ZI Jangan Hanya di Atas Kertas
Selain persoalan kedisiplinan, Ebert memberikan penekanan terhadap progres pembangunan Zona Integritas.
Menurutnya, seluruh kelompok kerja harus bergerak bersama menyelesaikan pekerjaan sesuai area perubahan yang menjadi tanggung jawab masing-masing.
Koordinator kelompok kerja diminta tidak hanya membagi tugas, tetapi juga memastikan setiap kegiatan memiliki dokumentasi dan bukti dukung yang lengkap.
Koordinasi dengan anggota maupun pimpinan juga perlu ditingkatkan agar pekerjaan tidak terhambat dan target pembangunan Zona Integritas dapat tercapai.
Ebert menilai keberhasilan menuju WBK membutuhkan keterlibatan seluruh pegawai. Setiap aparatur memiliki peran dalam membangun budaya kerja yang bersih, tertib dan bertanggung jawab.
### Kebersamaan Tetap Dijaga
Di tengah tuntutan peningkatan disiplin dan kinerja, Ebert mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antarpegawai.
Menurutnya, lingkungan kerja yang sehat akan mendukung terciptanya koordinasi dan pelayanan yang lebih baik.
Apel kemudian ditutup dengan salam-salaman antarpimpinan dan pegawai. Tradisi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan rasa kekeluargaan sebelum seluruh pegawai kembali menjalankan tugas.
Kemenag Kota Jayapura berharap penguatan disiplin, pembenahan administrasi kepegawaian dan percepatan Zona Integritas dapat berjalan beriringan untuk mendorong pelayanan publik yang semakin profesional dan akuntabel.(Rilis)









