JAYAPURA,Papuaterdepan.com – Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua mulai mematangkan persiapan perayaan Natal 2026 dengan mengedepankan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Aksi berbagi kepada anak-anak jalanan dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi dua agenda yang didorong untuk masuk dalam rangkaian perayaan.
Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, menyampaikan gagasan tersebut dalam rapat perdana panitia Natal 2026 di Aula Sasana Krida Bhakti, Selasa (6/10/2026).
Ia mengajak panitia merancang perayaan yang tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial dan lingkungan melalui penerapan ekoteologi. Langkah ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama atau Asta Protas.
“Coba kita konsepkan rangkaian kegiatannya berbagi dengan anak jalanan juga Asta Protas kita ekoteologi sehingga lebih berdampak,” kata Klemens.
Menurutnya, semangat Natal dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberi manfaat bagi sesama sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Karena itu, konsep kegiatan perlu dirancang agar nilai-nilai keagamaan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Rapat tersebut juga menjadi ruang bagi panitia untuk menyatukan gagasan, menyusun pembagian tugas, dan mengidentifikasi kebutuhan pelaksanaan. Kesiapan anggaran serta sumber dukungan kegiatan turut menjadi bagian dari pembahasan awal.
Ketua Panitia Natal 2026, I Wayan Wira Adnyana, yang juga menjabat Pembimbing Masyarakat Hindu, menekankan bahwa penyelenggaraan kegiatan membutuhkan komitmen bersama dari seluruh unsur panitia.
Ia mengingatkan pentingnya koordinasi dan antisipasi terhadap berbagai kendala sejak tahap perencanaan. Menurutnya, keberhasilan acara tidak dapat dibebankan kepada satu kelompok saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh jajaran Kemenag.
“Semua tim harus bekerja sama dan saling menopang. Ini bukan bekerja atas nama Nasrani saja, tetapi membawa nama besar Kementerian Agama,” ujarnya.
Wayan juga meminta agar pengalaman penyelenggaraan Natal pada tahun sebelumnya menjadi bahan evaluasi. Catatan dari pelaksanaan terdahulu diharapkan membantu panitia memperbaiki perencanaan sehingga kegiatan tahun ini dapat berjalan lebih efektif.
Dalam rapat itu, panitia turut membahas keterlibatan lintas bidang keagamaan sebagai upaya membangun rasa memiliki dan mempererat kebersamaan di lingkungan Kanwil Kemenag Papua. Semangat kolaborasi tersebut diharapkan selaras dengan pesan moderasi beragama yang ingin disampaikan melalui perayaan Natal.
Sejumlah pejabat dan anggota panitia hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Kepala Bagian Tata Usaha Gatut Aryoko selaku Wakil Ketua Panitia, Kepala Bidang Urusan Agama Kristen Tony D. Sahertian, serta Ketua Tim Umum dan Humas Sri Maryati yang bertugas sebagai Koordinator Seksi Usaha Dana.
Hadir pula Ketua Tim Kepegawaian dan Hukum Ruddy Rotti selaku Koordinator Seksi Acara, Maria Kristi Renwarin, Sekretaris Panitia Elly T. Kurniawati, bendahara panitia, serta sejumlah anggota lainnya.
Melalui rapat awal ini, panitia mulai menyusun langkah kerja untuk memastikan seluruh kebutuhan kegiatan dapat dipersiapkan secara terkoordinasi. Perayaan Natal Kanwil Kemenag Papua 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, serta mendorong tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.(Rilis)









