Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SARMI,Papuaterdepan.com– Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Sarmi, Frans Sawen, mengajak generasi muda Papua untuk menjaga warisan adat, menjauhi minuman keras, menghentikan aksi pemalangan, serta berperan aktif mendukung pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Frans dalam Dialog Adat Pemuda Damai Papua bertema “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan dan Membangun Kampung Damai” yang berlangsung di Kampung Bagaiserwar, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Rabu (21/10/2026).

Dalam dialog yang digelar menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda itu, Frans menegaskan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga identitas budaya sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Menurutnya, kemajuan zaman dan perkembangan teknologi harus menjadi kesempatan bagi pemuda untuk meningkatkan kualitas diri tanpa melupakan nilai-nilai adat yang diwariskan para leluhur.

Ia mengingatkan bahwa adat Sobey, Armati, Isirawa, dan Manirem merupakan bagian dari identitas masyarakat Sarmi yang perlu dilestarikan oleh generasi penerus.

“Jangan kalian lupakan adat. Kalian boleh sekolah tinggi, boleh kerja di kota, boleh main HP, tapi jangan pernah lupa bahwa kalian adalah anak adat Sarmi. Kalau bukan kalian yang jaga, siapa lagi?” ujar Frans.

Baca Juga :  Kemenag gelar sosilisasi SPI Pendidikan 2024

Tolak Miras dan Pemalangan

Selain menekankan pelestarian adat, Frans mengingatkan pemuda agar menjauhi minuman keras dan tidak melakukan pemalangan jalan maupun kantor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia menilai generasi muda harus menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keamanan lingkungan, bukan justru melakukan tindakan yang menimbulkan keresahan.

Menurutnya, semangat sebagai pemuda adat harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap kampung, penghormatan terhadap sesama, serta komitmen menjaga ketertiban bersama.

“Pemuda adat itu jaga kampung, bukan bikin takut orang di kampung. Jadi mulai hari ini, saya minta pemuda-pemudi Papua di Sarmi harus menjadi contoh. Stop miras, stop pemalangan,” tegasnya.

Pemuda Diminta Kawal Pembangunan

Frans juga mengajak generasi muda mengambil bagian dalam mengawal berbagai program pembangunan pemerintah di Kabupaten Sarmi.

Sejumlah program yang disorot meliputi Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, pembangunan jalan, hingga fasilitas kesehatan seperti puskesmas.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, diperlukan agar program-program tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga.

Frans meminta pemuda tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berpotensi menghambat pembangunan di daerahnya sendiri.

Baca Juga :  Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga

“LMA sudah mendukung penuh. Saya minta pemuda ikut kawal program ini, jangan izinkan orang luar provokasi kita untuk tolak pembangunan di tanah kita sendiri,” katanya.

Perkuat Persatuan dan Perdamaian

Dalam kesempatan itu, Frans turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Sarmi.

Ia mengajak generasi muda dari berbagai kelompok adat untuk mempererat hubungan persaudaraan serta menghindari perbedaan yang dapat memicu perselisihan.

Menurutnya, masyarakat adat dan warga dari berbagai daerah di Indonesia harus dapat hidup berdampingan, saling menghormati, dan bersama-sama membangun Kabupaten Sarmi.

Semangat tersebut, kata Frans, sejalan dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda yang mengedepankan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia berharap Dialog Adat Pemuda Damai Papua dapat melahirkan generasi muda yang bangga terhadap identitas adatnya, menjunjung tinggi perdamaian, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan daerah.

Frans menegaskan, keamanan dan kemajuan Sarmi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda sebagai generasi penerus.

“Pemuda Sarmi harus damai. Sarmi harus aman untuk kita semua,” pungkasnya.(Redaksi)

Berita Terkait

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI
Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial
Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi
Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya