Ratusan Peserta MTQ Papua Mulai Masuk Sentani, Panitia Bergerak Pastikan Mobilitas Kafilah Lancar

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani,Papuaterdepan.com – Aktivitas di sejumlah titik kedatangan di Kabupaten Jayapura mulai meningkat menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Papua Tahun 2026. Kafilah dari berbagai daerah di Papua secara bertahap mulai memasuki Sentani untuk mengikuti ajang keagamaan yang akan berlangsung hingga 18 Juli mendatang.

Kedatangan para peserta melalui jalur udara dan laut mendapat perhatian khusus dari panitia penyelenggara. Sejumlah armada transportasi disiagakan untuk memastikan seluruh kafilah dapat langsung menuju lokasi penginapan dan mengikuti agenda kegiatan tanpa kendala.

Pada Minggu (12/7), rombongan peserta dari Kabupaten Biak Numfor tiba di Sentani menggunakan pesawat Hercules, sementara kafilah Kabupaten Waropen mendarat melalui jalur laut dan tiba di Pelabuhan Jayapura menggunakan KM Dobonsolo. Kedua rombongan kemudian diarahkan menuju penginapan yang telah disiapkan panitia di kawasan Sentani.

Sebelumnya, kafilah Kabupaten Mamberamo Raya telah lebih dulu berada di Kabupaten Jayapura. Dalam beberapa hari ke depan, peserta dari daerah lain dijadwalkan terus berdatangan hingga seluruh kafilah peserta MTQ berada di lokasi pelaksanaan.

Baca Juga :  Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Untuk mendukung kelancaran pergerakan peserta, Seksi Angkutan dan Transportasi MTQ XXXI Papua mengoperasikan layanan transportasi khusus yang akan melayani kebutuhan mobilitas kafilah selama kegiatan berlangsung.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Suciati Damik, mengatakan sistem transportasi yang disiapkan tidak hanya melayani penjemputan peserta saat kedatangan, tetapi juga mendukung mobilitas harian kafilah dari penginapan menuju arena perlombaan dan lokasi kegiatan lainnya.

Menurutnya, seluruh layanan transportasi disusun berdasarkan jadwal kegiatan yang telah ditetapkan sehingga pergerakan peserta dapat berlangsung tertib dan terkoordinasi.

“Kami memastikan seluruh kafilah mendapatkan pelayanan transportasi sesuai kebutuhan dan jadwal kegiatan yang telah ditentukan panitia. Koordinasi terus dilakukan agar tidak ada peserta yang mengalami kendala mobilitas selama MTQ berlangsung,” katanya.

Panitia menempatkan petugas di sejumlah titik kedatangan utama, yakni Pangkalan TNI Angkatan Udara di Sentani dan Pelabuhan Jayapura. Langkah tersebut dilakukan mengingat pola kedatangan peserta berbeda-beda, baik menggunakan pesawat maupun kapal laut.

Baca Juga :  Dukung Gagasan Prabowo soal Gaza, Menag: Indonesia Harus Jadi Produsen Pemikiran Islam, Bukan Konsumen

Dalam operasionalnya, panitia mengerahkan personel dari Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura serta armada bus untuk melayani ratusan peserta dan official dari berbagai daerah peserta MTQ.

Meski jumlah armada yang tersedia terbatas, panitia optimistis pelayanan transportasi tetap berjalan maksimal melalui pengaturan jadwal dan koordinasi yang intensif dengan seluruh bidang kepanitiaan.

Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua tahun ini diperkirakan akan menghadirkan ratusan peserta, official, dewan hakim, dan tamu undangan dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua. Karena itu, aspek transportasi menjadi salah satu fokus utama yang terus dipantau panitia guna menjamin kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Selain menyiapkan transportasi, panitia juga terus mematangkan kesiapan akomodasi, konsumsi, keamanan, kesehatan, dan arena perlombaan menjelang pembukaan resmi MTQ.

Ajang yang menjadi wadah pembinaan generasi Qurani tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik Papua, tetapi juga memperkuat silaturahmi, persatuan, dan kebersamaan masyarakat dari berbagai daerah di Bumi Cenderawasih.(Rilis)

Berita Terkait

Kejati Papua Luncurkan Adhyaksa Peduli Nelayan, Kawal Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih
Rekor Pengadaan Beras Nasional Tembus 4,1 Juta Ton, Bulog Papua Terkendala Kemarau
Pemkot Jayapura Data Warga Koya Tengah dari Rumah ke Rumah, Pastikan Program Tepat Sasaran
Pemuda Papua di Angkasa Mulai Garap Tomat dan Rica untuk Kemandirian Ekonomi
Setetes Darah Prajurit untuk Sesama, Yonif TP 810/BEM Hadir dalam Aksi Sosial
Casis Kodaeral X Jayapura Perkuat Stamina Lewat Pembinaan Fisik Terukur
Polemik Wakil Bupati Nduga Bergulir ke PTUN, Majelis Hakim Disebut Siapkan Penundaan Pelantikan
Yonif TP 810/BEM Bekali Siswa SMA Rajawali Hawai Wawasan Kebangsaan dan Disiplin

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Kejati Papua Luncurkan Adhyaksa Peduli Nelayan, Kawal Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Rekor Pengadaan Beras Nasional Tembus 4,1 Juta Ton, Bulog Papua Terkendala Kemarau

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Pemkot Jayapura Data Warga Koya Tengah dari Rumah ke Rumah, Pastikan Program Tepat Sasaran

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemuda Papua di Angkasa Mulai Garap Tomat dan Rica untuk Kemandirian Ekonomi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Casis Kodaeral X Jayapura Perkuat Stamina Lewat Pembinaan Fisik Terukur

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya