LBH APIK Minta Hukuman Berat untuk Pasangan Penganiaya Anak Angkat di Jayapura

- Redaksi

Sabtu, 4 Januari 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepancom, Jayapura – Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Jayapura mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pasangan suami istri berinisial NS (36) dan JY (36) terhadap seorang bocah berusia lima tahun di Jl. Organda Gang Soter, Distrik Heram, Kota Jayapura.

Korban AS, yang merupakan anak angkat pasangan tersebut, menderita luka robek di kepala, bibir, serta pembengkakan di tangan dan kaki akibat penganiayaan brutal yang dilakukan oleh kedua pelaku.

Direktur LBH APIK Jayapura, Nur Aida Duwila, menyatakan bahwa perbuatan tersebut adalah tindakan keji yang melanggar hak asasi anak.

“Kekerasan terhadap anak adalah pelanggaran serius yang tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya untuk memberikan efek jera dan melindungi hak anak, Sebab anak tersebut diambil pada usia 9 bulan dan kewajiban orangtua untuk merawat dan membesarkan dia dengan baik. Namun, perlakuan keji seperti ini justru dialami anak tersebut, yang berdampak buruk pada kondisi fisik maupun psikisnya. Coba bayangkan saja, anak sekecil ini harus menghadapi kekerasan seperti itu” tegas Nur Aida, kepada awak media di Rs. Bhayangkara Kota Jayapura, Sabtu (4/1/2025).

Baca Juga :  Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional

LBH APIK Jayapura dan P2TP2A Kota Jayapura bersama tim menyatakan siap memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada korban serta mendukung pihak kepolisian untuk segera menuntaskan kasus ini

“Proses hukum harus tetap berjalan,” ujar Nur Aida.

LBH APIK menegaskan bahwa kedua pelaku harus tetap diproses hukum, meskipun salah satu pelaku, yakni sang istri, baru saja melahirkan. Mereka menilai hal tersebut bukan alasan untuk menghindari hukuman.

Baca Juga :  Kayo Batu Bergelora Merah Putih, Warga Rayakan Kemerdekaan dengan Lomba, Bakti Sosial dan Semangat Persatuan

“Ada ruangan khusus untuk mengamankan pelaku perempuan, termasuk ruang menyusui di dalamnya. Amankan ibu tersebut bersama bayinya di ruangan khusus. Informasi yang kami terima menyebutkan bahwa ada upaya pelaku untuk melarikan diri dengan alasan baru melahirkan. Langkah ini penting agar dia merasakan bagaimana rasanya disiksa, disakiti, dan dikurung di rumah, seperti yang dialami oleh korban,” bebernya.

Kasus ini telah tercatat di Polresta Jayapura dengan Nomor LP/B/8/I/2025/SPKT/POLRESTA JAYAPURA KOTA/POLDA PAPUA.. Korban kini tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, sementara pelaku telah ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian.*

Berita Terkait

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon
Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru
Yonif TP 810/BEM Perkuat Keamanan di Doyo Baru, Patroli Jadi Sarana Dekatkan Diri dengan Masyarakat
Polemik Wakil Bupati Nduga Bergulir ke PTUN, Majelis Hakim Disebut Siapkan Penundaan Pelantikan
Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Keamanan di Doyo Baru, Patroli Jadi Sarana Dekatkan Diri dengan Masyarakat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya