Tokoh Agama minta warga tidak terprovokasi berita bohong ditebarkan OPM

- Redaksi

Jumat, 19 Juli 2024 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUATERDEPAN,Jayapura-Aksi gangguan keamanan yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka, para pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) terus menebar berita hasutan dan menyesatkan (hoaks) di berbagai platform media sosial.

Menanggapi hal itu, Salah satu Tokoh Agama di Papua Pendeta Yones Wenda  mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi dengan berita atau informasi hasutan yang disampaikan OPM.

Baca Juga :  Kemenag Cairkan Insentif Guru Madrasah Non ASN Akhir Juni 2026, Setiap Guru Terima Rp1,5 Juta

“Saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama aparat keamanan TNI/Polri menjaga kondusifitas di Tanah Papua agar tetap damai,” seru Pendeta Yonas Wenda di Jayapura, Jumat (19/7/2024).

Melalui pesan damainya tersebut, Pendeta Yonas Wenda mengatakan bahwa, pentingnya mencegah dan menangkal penyebaran berita hoaks sebagai pemicu munculnya keresehan, keributan dan kebencian.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Papua: Persiapan HAB ke-80 Fokus pada Upacara Puncak

“Kita semua harus bisa menangkal informasi hoaks, Jangan mudah terhasut dengan begitu masyarakat dapat menjalankan aktifitasnya sehari-hari tanpa ada rasa takut akan ancaman dan intimidasi dari OPM,” tegas dia.

“Semoga Tuhan Yesus memberkati kita semua,”tutup Pendeta Yonas Wenda dengan doa.***(Redaksi Papua Terdepan)

Berita Terkait

Dari Keamanan hingga Pertanian, Prajurit Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Warga Doyo Lama
Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI
Gugatan Maniap Kogoya Uji Mekanisme Pengisian Wakil Bupati Nduga
KMP3R Tegaskan Papua Harus Melangkah Maju, Tinggalkan Narasi Konflik”
Santri Papua Didorong Jadi Pelopor Kepedulian Lingkungan di PPSN VI Malang
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun ke Sosiri, Warga Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Kemenag Papua Atur Penggunaan HP di Sekolah, Siswa Hanya Boleh Gunakan untuk Keperluan Tertentu
Yonif TP 810/BEM Hadir di Tengah Warga Lewat Patroli Malam Doyo Baru

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Dari Keamanan hingga Pertanian, Prajurit Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Warga Doyo Lama

Rabu, 30 September 2026 - 22:45 WIB

Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI

Rabu, 30 September 2026 - 19:06 WIB

Gugatan Maniap Kogoya Uji Mekanisme Pengisian Wakil Bupati Nduga

Rabu, 30 September 2026 - 11:25 WIB

KMP3R Tegaskan Papua Harus Melangkah Maju, Tinggalkan Narasi Konflik”

Selasa, 29 September 2026 - 10:33 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun ke Sosiri, Warga Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Nasional

Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:45 WIB

Jangan Copy Ya