Lomba 17 Agustus hingga Tarian Adat Warnai Perayaan HUT RI di Aurimi Sarmi

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SARMI,Papuaterdepan.com — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya berlangsung meriah di perkotaan. Di Kampung Aurimi, Distrik Apawer Hulu, Kabupaten Sarmi, masyarakat turut menyambut hari kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang menggabungkan hiburan, olahraga, kebersamaan hingga pelestarian adat.

Rangkaian kegiatan yang digelar Kepala Suku Armati, Yafet Weiraso, pada Senin (17/8/2026), menjadi ruang berkumpul bagi warga untuk merayakan kemerdekaan sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Sejumlah lomba khas perayaan 17 Agustus digelar sejak siang hari. Warga mengikuti pertandingan sepak bola menggunakan daster, lari kelereng, lari karung, lomba mewarnai hingga pertandingan bola voli.

Suasana semakin semarak karena kegiatan tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan identitas dan kekayaan budaya lokal melalui tarian adat.

Kepala Suku Armati, Yafet Weiraso, mengatakan perayaan kemerdekaan di Kampung Aurimi diharapkan menjadi momentum untuk membangun kebersamaan masyarakat sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Indonesia.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah dengan akses dan fasilitas yang masih terbatas.

Baca Juga :  Ribuan Umat Muslim jalan sehat 1 Muharam di Jayapura

“Peringatan HUT Kemerdekaan RI bukan hanya kegiatan seremonial. Ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara,” kata Yafet.

Ia mengatakan perlombaan rakyat memiliki makna tersendiri karena dapat mempertemukan masyarakat dalam suasana yang penuh kegembiraan.

Melalui kegiatan tersebut, warga diajak untuk membangun sportivitas, saling menghargai dan menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat kampung.

Yafet juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua.

Ia mengajak warga tidak menjadikan perbedaan suku, agama maupun latar belakang sebagai penghalang untuk hidup berdampingan secara damai.

“Semangat kemerdekaan harus menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan. Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Menurut Yafet, keterlibatan anak-anak dan generasi muda dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting. Selain mengikuti perlombaan, generasi muda diperkenalkan dengan nilai kebersamaan serta pentingnya menjaga adat dan budaya daerah.

Baca Juga :  Resmikan SETIAKIN, Menag Tekankan Tiga Nilai Utama Khonghucu untuk Perkuat Kohesi Sosial

Ia berharap orang tua terus memberikan contoh kepada anak-anak agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan, menghormati sesama dan ikut menjaga kehidupan sosial di kampung.

“Generasi muda harus mengetahui bahwa menjaga persatuan, melestarikan adat dan menghormati sesama merupakan bagian dari kecintaan kepada daerah dan bangsa,” katanya.

Perayaan HUT ke-81 RI di Aurimi sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tumbuh hingga ke pelosok Sarmi. Keterbatasan akses maupun fasilitas tidak menghalangi masyarakat untuk menyambut kemerdekaan dengan cara mereka sendiri.

Bagi masyarakat Aurimi, kemerdekaan dirayakan bukan sekadar melalui seremoni, tetapi melalui kebersamaan warga, gelak tawa dalam perlombaan, semangat olahraga serta pelestarian budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Yafet berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, terlibat dalam kegiatan positif yang memperkuat persaudaraan dan kecintaan terhadap Tanah Papua serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Naldo)

Berita Terkait

Lewat Jumat Berkah, Yonif TP 810/BEM Perkuat Silaturahmi dengan Warga
BMP RI dan Pemkot Jayapura Turun Tangan Pulihkan Wai Mhorock Pascabanjir, 150 Paket Sembako Disalurkan
Dari Keamanan hingga Pertanian, Prajurit Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Warga Doyo Lama
Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI
Gugatan Maniap Kogoya Uji Mekanisme Pengisian Wakil Bupati Nduga
KMP3R Tegaskan Papua Harus Melangkah Maju, Tinggalkan Narasi Konflik”
Santri Papua Didorong Jadi Pelopor Kepedulian Lingkungan di PPSN VI Malang
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun ke Sosiri, Warga Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Lewat Jumat Berkah, Yonif TP 810/BEM Perkuat Silaturahmi dengan Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:44 WIB

BMP RI dan Pemkot Jayapura Turun Tangan Pulihkan Wai Mhorock Pascabanjir, 150 Paket Sembako Disalurkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Dari Keamanan hingga Pertanian, Prajurit Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Warga Doyo Lama

Rabu, 30 September 2026 - 22:45 WIB

Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI

Rabu, 30 September 2026 - 19:06 WIB

Gugatan Maniap Kogoya Uji Mekanisme Pengisian Wakil Bupati Nduga

Berita Terbaru

Nasional

Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:45 WIB

Jangan Copy Ya