Jayapura,Papuaterdepan.com— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua mendorong penerima beasiswa Papua Cerdas untuk menjadikan bantuan pendidikan yang diterima sebagai pijakan membangun masa depan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Ketua BAZNAS Provinsi Papua Achmad Jaenuri mengatakan bantuan yang disalurkan bukan sekadar dukungan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi diharapkan menjadi bagian dari rantai kebaikan yang terus berlanjut.
Pesan tersebut disampaikan Jaenuri saat penyerahan bantuan beasiswa Papua Cerdas tahap II 2026 di Aula Asrama Haji Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat (4/9/2026).
“Suatu saat nanti, jadilah orang yang mampu memberikan bantuan kepada orang lain,” ujar Jaenuri kepada para penerima manfaat.
Menurut dia, bantuan yang diterima saat ini dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah maupun memenuhi kebutuhan pendidikan. Namun, setelah menyelesaikan pendidikan dan memiliki kemampuan, penerima diharapkan dapat membantu anak-anak lain yang membutuhkan.
Jaenuri menilai keberlanjutan manfaat menjadi bagian penting dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dana umat yang dihimpun, kata dia, diarahkan untuk berbagai program sosial, termasuk pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.
“Zakat yang kita keluarkan hari ini boleh jadi menjadi sebab seorang anak tetap bersekolah atau seseorang menyelesaikan kuliahnya,” katanya.
Ia berharap dari dukungan tersebut lahir generasi Papua yang tidak hanya berhasil dalam pendidikan, tetapi juga memiliki kepedulian untuk memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
BAZNAS Papua juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga tersebut sehingga dana umat dapat dikelola dan disalurkan melalui program yang menyasar masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Gatut Aryoko mengapresiasi langkah BAZNAS Papua dalam mengelola dan menyalurkan dana umat untuk mendukung pendidikan.
“Penyaluran beasiswa ini merupakan bukti nyata penatausahaan dana umat yang amanah, transparan, dan tepat sasaran,” kata Gatut.
Ia mengatakan Kementerian Agama akan terus memberikan dukungan terhadap program-program BAZNAS yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya umat beragama di Provinsi Papua.
Melalui Papua Cerdas, bantuan pendidikan diharapkan tidak berhenti pada pemberian dukungan kepada penerima manfaat, tetapi dapat membuka peluang lahirnya generasi yang kelak ikut memperluas akses dan kesempatan pendidikan bagi masyarakat Papua.(Rilis)









