Kakanwil Kemenag Papua Tekankan Regenerasi dan Kompetensi Saat Lantik Dua Pejabat Fungsional

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, menegaskan pentingnya regenerasi dan penguatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung kinerja birokrasi yang profesional dan berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan saat melantik dua ASN yang beralih dari jabatan pelaksana menjadi Pejabat Fungsional Analis Sumber Daya Manusia Aparatur (SDM Aparatur) Ahli Pertama di lingkungan Kanwil Kemenag Papua, Rabu (9/9/2026).

Menurut Klemens, setiap ASN harus mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan dan dinamika organisasi. Jabatan yang diemban saat ini, kata dia, bukanlah posisi yang akan dipegang selamanya sehingga diperlukan kesiapan sumber daya manusia untuk melanjutkan peran dan tanggung jawab yang ada.

“Dalam organisasi selalu ada proses regenerasi. Karena itu, setiap ASN harus mempersiapkan diri, menguasai bidang tugasnya, dan siap ketika diberikan tanggung jawab yang lebih besar,” ujarnya.

Dua ASN yang dilantik sebagai Analis SDM Aparatur Ahli Pertama yakni Tuti Febrianti, S.E., dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura dan Fank Rodham, S.H., dari Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Papua.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan aparatur dan penguatan jabatan fungsional yang dilakukan Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan instansi pemerintah.

Klemens mengatakan jabatan fungsional memiliki peran penting karena menuntut ASN menjadi tenaga profesional yang menguasai substansi pekerjaan secara mendalam.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag  Gelar Raker Penyusunan RKT dan PERKIN 2025, fokus pada kebutuhan pelayanan masyarakat

Ia menilai keberhasilan seorang pejabat fungsional tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan rutin, tetapi juga dari kapasitasnya dalam memahami regulasi, memberikan solusi, dan mendukung pengambilan keputusan organisasi.

“ASN yang menangani bidang sumber daya manusia harus menjadi rujukan. Ketika ada persoalan kepegawaian, mereka harus mampu memberikan penjelasan yang tepat berdasarkan aturan yang berlaku,” katanya.

### Kuasai Regulasi dan Perkaya Pengetahuan

Klemens mengingatkan bahwa perkembangan regulasi dan tata kelola pemerintahan berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk terus belajar dan memperbarui pengetahuan agar tidak tertinggal.

Menurutnya, keterbukaan informasi membuat masyarakat semakin mudah mengakses berbagai informasi mengenai kebijakan pemerintah. Kondisi tersebut menuntut aparatur memiliki pemahaman yang kuat terhadap tugas dan bidang kerjanya.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pengetahuan lama. Regulasi terus berubah, sistem terus berkembang, sehingga ASN juga harus terus belajar dan memperkaya diri dengan informasi baru,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguasaan substansi pekerjaan akan membantu ASN memberikan pelayanan yang lebih baik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

### Dokumentasi Jadi Kunci Akuntabilitas

Selain kompetensi, Klemens juga menyoroti pentingnya tertib administrasi dan dokumentasi dalam pelaksanaan tugas pejabat fungsional.

Menurutnya, setiap pekerjaan harus memiliki bukti dan catatan yang jelas agar dapat dipertanggungjawabkan serta menjadi dasar dalam evaluasi kinerja.

Baca Juga :  BMP Papua gelar diskusi 4 Pilar Kebangsaan perkuat semangat nasionalisme pemuda

“Kerjakan apa yang ditulis dan tulis apa yang dikerjakan. Prinsip sederhana ini harus menjadi budaya kerja ASN,” katanya.

Ia menjelaskan dokumentasi yang baik akan membantu memastikan seluruh pekerjaan terlaksana sesuai ketentuan serta memudahkan proses pelaporan dan penilaian kinerja.

### Ilmu Harus Dibagikan

Dalam kesempatan tersebut, Klemens juga mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk membangun budaya berbagi pengetahuan kepada rekan kerja.

Menurut dia, kemajuan organisasi tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan individu, tetapi juga oleh kemampuan ASN dalam membimbing dan membantu pegawai lain berkembang.

“Jangan menyimpan ilmu untuk diri sendiri. Ketika kita membimbing orang lain dan mereka berhasil, di situlah nilai pengabdian kita sebagai ASN,” ujarnya.

Ia berharap kedua pejabat fungsional yang baru dilantik dapat menjadi contoh dalam meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, dan memperkuat budaya belajar di lingkungan kerja.

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia tentang Pengangkatan Melalui Perpindahan dari Jabatan Pelaksana ke Dalam Jabatan Fungsional Analis Sumber Daya Manusia Aparatur di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Papua.

Klemens menegaskan bahwa penguatan jabatan fungsional merupakan bagian dari upaya membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan mampu memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.(Rilis)

Berita Terkait

Lewat Jumat Berkah, Yonif TP 810/BEM Perkuat Silaturahmi dengan Warga
BMP RI dan Pemkot Jayapura Turun Tangan Pulihkan Wai Mhorock Pascabanjir, 150 Paket Sembako Disalurkan
Dari Keamanan hingga Pertanian, Prajurit Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Warga Doyo Lama
Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI
Gugatan Maniap Kogoya Uji Mekanisme Pengisian Wakil Bupati Nduga
KMP3R Tegaskan Papua Harus Melangkah Maju, Tinggalkan Narasi Konflik”
Santri Papua Didorong Jadi Pelopor Kepedulian Lingkungan di PPSN VI Malang
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun ke Sosiri, Warga Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Lewat Jumat Berkah, Yonif TP 810/BEM Perkuat Silaturahmi dengan Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:44 WIB

BMP RI dan Pemkot Jayapura Turun Tangan Pulihkan Wai Mhorock Pascabanjir, 150 Paket Sembako Disalurkan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Dari Keamanan hingga Pertanian, Prajurit Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Warga Doyo Lama

Rabu, 30 September 2026 - 22:45 WIB

Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI

Rabu, 30 September 2026 - 19:06 WIB

Gugatan Maniap Kogoya Uji Mekanisme Pengisian Wakil Bupati Nduga

Berita Terbaru

Nasional

Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:45 WIB

Jangan Copy Ya