Jayapura,Papuaterdepan.com – Prajurit Yonif TP 810/Beyea Emare Mamare (BEM) memberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada siswa SMA Rajawali Hawai, Kabupaten Jayapura, Papua, sebagai bagian dari upaya membangun karakter generasi muda, Rabu (7/10).
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah tersebut diikuti para siswa dengan penuh antusias. Prajurit memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Materi wawasan kebangsaan diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran siswa mengenai peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.
Selain materi kebangsaan, para siswa juga mengikuti latihan PBB yang dipandu langsung oleh prajurit Yonif TP 810/BEM.
Latihan dilakukan melalui sejumlah gerakan dasar secara bersama-sama dengan menekankan ketepatan, kekompakan dan kepatuhan terhadap aba-aba.
Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk membiasakan diri bersikap tertib dan disiplin. Nilai-nilai yang diperoleh melalui latihan diharapkan dapat diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat.
Komandan Yonif TP 810/BEM Letkol Inf Iskandar, S.E., M.Tr.Mil. mengatakan pembinaan generasi muda merupakan salah satu bentuk kepedulian prajurit terhadap lingkungan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan kepada generasi muda. Kami berharap para siswa memiliki semangat belajar, rasa cinta tanah air, serta mampu menjadi generasi penerus yang berkarakter, tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa sehingga perlu dibekali dengan karakter yang kuat, semangat belajar, serta kemampuan bekerja sama dengan sesama.
Menurut dia, kegiatan bersama siswa juga menjadi kesempatan bagi prajurit untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bersifat edukatif.
Sementara itu, pelaksanaan PBB diharapkan dapat membangun kekompakan antarsiswa. Setiap gerakan yang dilakukan secara serentak membutuhkan konsentrasi, ketelitian dan kemampuan mengikuti instruksi.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan pembinaan teritorial Yonif TP 810/BEM melalui lingkungan pendidikan dengan harapan tercipta hubungan yang semakin baik antara prajurit dan masyarakat.
Yonif TP 810/BEM berkomitmen untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk mendukung pembinaan generasi muda di wilayah Papua.
Melalui kegiatan wawasan kebangsaan dan PBB, para siswa diharapkan tidak hanya memahami arti persatuan dan cinta tanah air, tetapi juga mampu menerapkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Pembinaan tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendorong lahirnya generasi muda Papua yang memiliki karakter kuat, menghargai keberagaman, mampu bekerja sama, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Yonif TP 810/BEM melalui semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat” terus mendorong keterlibatan prajurit dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.(Rilis)









