Biak Numfor, Papuaterdepan.com – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Supiori menjadikan tiga penghargaan yang diterima dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Biak sebagai dorongan untuk memperkuat tata kelola keuangan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Forum Konsultasi Publik dan Pemberian Penghargaan Semester I 2026 di Aula Gedung Keuangan Negara Biak, Senin (7/9/2026).
Dalam penilaian Semester I 2026, Kemenag Supiori mencatat capaian pada tiga kategori. Satuan kerja tersebut menempati **peringkat pertama untuk Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara**, serta **peringkat pertama dalam Rekonsiliasi SAKTI-SPAN**.
Sementara untuk penggunaan **Cash Management System (CMS)**, Kemenag Supiori berada di **peringkat kedua**.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Supiori Lot Benedetus H. Rumbino menerima penghargaan tersebut didampingi Bendahara Hermina Pamaling.
Lot menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut. Menurutnya, pengelolaan keuangan membutuhkan ketelitian, kedisiplinan, dan konsistensi karena berkaitan langsung dengan pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama, terutama jajaran yang menangani pengelolaan keuangan. Kami bersyukur dan menjadikannya sebagai motivasi untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja,” ujarnya.
Ia menilai penghargaan tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi pemacu agar setiap proses pengelolaan anggaran dilaksanakan secara tertib dan sesuai ketentuan.
Lot juga meminta seluruh ASN di lingkungan Kemenag Supiori mempertahankan semangat kerja tersebut dalam pelaksanaan tugas masing-masing.
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, capaian pada Semester I 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari perbaikan kinerja secara menyeluruh.
Pemberian penghargaan tersebut berlangsung bersamaan dengan FGD Forum Konsultasi Publik yang digelar KPPN Biak.
Forum tersebut menjadi ruang pertemuan antara KPPN Biak dan para pengguna layanan untuk membahas kualitas pelayanan serta menyerap masukan dari berbagai pihak.
Peserta forum terdiri atas pimpinan organisasi dan unit kerja, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, pelaku UMKM, serta tokoh masyarakat yang berada dalam wilayah kerja KPPN Biak.
Melalui forum konsultasi tersebut, masukan dari para pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja satuan kerja.
Bagi Kemenag Supiori, tiga penghargaan tersebut sekaligus menjadi catatan atas kinerja pengelolaan keuangan selama Semester I 2026. Capaian itu diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada periode berikutnya.
Kemenag Supiori juga berkomitmen menjaga pengelolaan anggaran agar tetap tertib, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di bidang keagamaan.(Rilis)









