Jayapura,Papuaterdepan.com – Bantuan pendidikan melalui Program Jayapura Cerdas diharapkan tidak hanya membuka peluang bagi siswa dari keluarga kurang mampu, tetapi juga mendorong perhatian lebih luas terhadap tenaga pendidik yang membutuhkan dukungan. Harapan itu disampaikan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura saat mengapresiasi penyaluran beasiswa oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kabupaten Jayapura, Kamal Aswath, menyampaikan apresiasi tersebut saat penyerahan beasiswa Program Jayapura Cerdas tahap II di Aula Kantor Bupati Jayapura, Selasa (15/9/2026).
Menurut Kamal, program tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi. Bantuan beasiswa diharapkan dapat mengurangi beban orang tua sekaligus memberi kesempatan kepada siswa untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
Ia menilai pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program pendidikan merupakan langkah positif untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Program Jayapura Cerdas dan penyerahan beasiswa oleh BAZNAS sangat penting untuk membantu anak-anak kurang mampu di Kabupaten Jayapura. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit,” kata Kamal.
Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jayapura, ia juga menyoroti pentingnya kerja sama antara BAZNAS dan pemerintah daerah agar bantuan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Kolaborasi lintas lembaga, menurut dia, perlu dijaga secara berkelanjutan sehingga program bantuan tidak berhenti pada penyaluran beasiswa, tetapi turut memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Jayapura.
Perhatian bagi guru honorer
Di samping dukungan bagi siswa, Kamal berharap perhatian serupa dapat diperluas kepada guru honorer yang telah lama menjalankan tugas mendidik, tetapi masih membutuhkan dukungan.
Ia menilai keberadaan guru honorer memiliki peran penting dalam menjaga proses pembelajaran dan mempersiapkan generasi penerus. Karena itu, kebutuhan tenaga pendidik tersebut juga patut menjadi perhatian dalam berbagai program kepedulian sosial.
“Kami juga berharap ke depan ada dukungan bagi guru-guru honorer yang telah lama mengabdi dan masih membutuhkan perhatian. Mereka memiliki kontribusi besar dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Program Jayapura Cerdas menjadi salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Jayapura memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat di bidang pendidikan. Pada tahap II, bantuan diberikan kepada siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Kemenag Kabupaten Jayapura berharap keterlibatan pemerintah daerah, BAZNAS, lembaga pendidikan, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pemerataan akses pendidikan.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, beasiswa diharapkan dapat membantu siswa mempertahankan semangat belajar dan meningkatkan prestasi, sementara perluasan kepedulian kepada tenaga pendidik diharapkan ikut menopang kualitas pendidikan di Kabupaten Jayapura.(Rilis)









