JAYAPURA, Papuaterdepan.com – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, secara resmi meluncurkan program Kampung Zakat di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Jumat (28/11/2025).
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan pembukaan selubung papan nama Kampung Zakat. Dalam sambutannya, Yunus menekankan bahwa program ini bukan hanya soal ekonomi, melainkan juga simbol persatuan.
Ia memuji Distrik Nimbokrang yang telah membuktikan diri sebagai wilayah toleran. Hal ini dibuktikan dengan prestasi Masjid Jami’ Nurul Huda Nimbokrang yang meraih Juara 1 Nasional kategori Masjid Ramah Keberagaman.
“Masjid Jami’ Nurul Huda meraih juara 1 nasional kategori masjid ramah keberagaman. Ini selaras dengan visi misi kami yaitu kasih mempersatukan perbedaan. Tidak boleh ada perbedaan suku, agama, dan ras. Kita semua bergandengan tangan membangun Nimbokrang,” tegas Yunus.
Zakat untuk Usaha Produktif
Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Papua, Pembimbing Zakat dan Wakaf, Rita Wahyuningsih, menjelaskan bahwa program ini mengacu pada regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 16 Tahun 2025.
Fokus utama regulasi ini adalah pendayagunaan zakat untuk sektor produktif, bukan sekadar bantuan konsumtif sesaat.
“Zakat harus diamankan untuk usaha produktif demi meningkatkan pendapatan dan taraf hidup mustahik. Bentuknya mencakup pemberian modal usaha, fasilitas sarana produksi, hingga penguatan jejaring usaha,” papar Rita.
Rita menambahkan, Kemenag berkomitmen melakukan pemantauan ketat agar pengelolaan dana zakat berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Pinjaman Tanpa Bunga hingga Berkat Natal
Person in Charge (PIC) Kampung Zakat Nimbokrang, Suparno, memaparkan sejumlah program unggulan yang siap dijalankan. Salah satunya adalah pinjaman modal tanpa bunga bagi pelaku UMKM dan petani kecil.
Menariknya, program ini juga mencerminkan inklusivitas dengan adanya agenda “Berbagi Berkat Natal”.
“Program kami meliputi bantuan modal tanpa bunga, santunan fakir miskin dan modin kampung, layanan ambulans dan mobil jenazah gratis, bantuan rumah disabilitas, hingga berbagi berkat Natal,” jelas Suparno.(Rilis)









