Jayapura,Papuaterdepan.com — Pembentukan karakter generasi muda tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pembiasaan disiplin, penanaman nilai kebangsaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Semangat tersebut diwujudkan Yonif TP 810/Beyea Emare Memare (BEM) melalui program *Army Goes to School Berseri* (ARTERY) di SMP Negeri 6 Hawaii, Sentani.
Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan prajurit Yonif TP 810/BEM terhadap dunia pendidikan, sekaligus mendorong para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Komandan Yonif TP 810/BEM Letkol Inf Iskandar, S.E., M.Tr.Mil., menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, pembinaan karakter perlu dilakukan sejak dini melalui pendidikan dan kegiatan positif yang membangun kedisiplinan serta semangat belajar.
Melalui ARTERY, prajurit hadir untuk memberikan motivasi kepada siswa agar lebih giat menuntut ilmu, menghargai aturan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.
Selain menekankan pentingnya pendidikan karakter, program ARTERY Berseri juga mengajak pelajar memperhatikan kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Kesadaran menjaga lingkungan diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan yang diterapkan, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat.
Lingkungan belajar yang bersih dan nyaman merupakan bagian penting dalam mendukung kegiatan belajar mengajar. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui keterlibatan seluruh warga sekolah, termasuk para siswa.
Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara TNI dan dunia pendidikan. Melalui pendekatan edukatif dan humanis, Yonif TP 810/BEM berupaya mengambil bagian dalam mendukung pembinaan generasi muda di wilayah Sentani.
Dengan program ARTERY, Yonif TP 810/BEM berharap para pelajar SMP Negeri 6 Hawaii semakin termotivasi untuk belajar, menerapkan kedisiplinan, menjaga lingkungan, serta mengembangkan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya tersebut diharapkan ikut mendukung lahirnya generasi muda Papua yang berpengetahuan, berkarakter, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.(Rilis)









