Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com — Menjaga warisan leluhur dan memperkuat persaudaraan menjadi pesan utama Ondoafi Kampung Waena, Richard Ohee, dalam kegiatan bakti sosial dan pembagian sembako yang digelar Keondoafian Kampung Waena bersama tokoh adat, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ondoafi Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, tersebut dilaksanakan menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan mengangkat tema “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan dan Membangun Kampung Damai”.

Dalam kesempatan itu, Richard mengajak generasi muda menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai pengingat akan pentingnya menjaga kebersamaan, menghormati perbedaan, dan berperan aktif dalam membangun masyarakat.

Ia menilai semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah bangsa, tetapi harus tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari.

“Sebagai tokoh adat, saya ingin menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar sejarah, tetapi merupakan semangat yang harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Richard.

Menurut dia, keberagaman suku, bahasa, dan budaya merupakan bagian dari kehidupan masyarakat yang perlu dihormati. Perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun persaudaraan dan bekerja bersama demi kepentingan masyarakat.

“Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus harus menjaga persatuan,” ujarnya.

Baca Juga :  Terendam Banjir Enam Bulan, MI Ma’arif 1 Nurul Huda Kepi Harapkan Bantuan Kemenag

### Adat sebagai Pegangan Generasi Muda

Richard secara khusus mengingatkan anak-anak muda agar tidak melupakan identitas budaya di tengah perkembangan zaman. Ia meminta generasi muda tetap menghormati orang tua, menghargai tokoh adat, serta menjaga nilai-nilai yang diwariskan para leluhur.

Menurutnya, adat memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat karena mengajarkan kebersamaan, gotong royong, sikap saling menghormati, dan kehidupan yang damai.

Ia berharap nilai-nilai tersebut terus diterapkan dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat, sehingga hubungan antara generasi muda dan para tetua adat tetap terjaga.

“Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita melupakan identitas dan jati diri sebagai masyarakat yang memiliki adat dan budaya,” pesannya.

Richard juga mengajak pemuda untuk mengambil peran dalam menjaga keberlangsungan tradisi lokal sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan kampung. Baginya, perkembangan zaman dan pelestarian budaya perlu berjalan beriringan agar generasi muda tetap memiliki pegangan dalam menjalani kehidupan.

### Bantuan Sembako Perkuat Kepedulian

Selain menyampaikan pesan tentang persatuan dan pelestarian budaya, kegiatan tersebut diisi dengan bakti sosial serta penyaluran bantuan sembako kepada puluhan pemuda yang hadir.

Richard mengatakan kegiatan sosial merupakan salah satu cara menerjemahkan semangat Sumpah Pemuda menjadi tindakan nyata. Kepedulian terhadap sesama, menurutnya, dapat dimulai dari lingkungan terdekat melalui kegiatan gotong royong dan hubungan sosial yang baik.

Baca Juga :  Kemenag ingatkan Jamaah jaga kondisi fisik agar tetap prima puncak haji

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, mari kita buktikan bahwa semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, dan membangun hubungan yang baik antara pemuda, tokoh adat, serta masyarakat,” katanya.

Pembagian sembako yang dilakukan di sela-sela kegiatan menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara Keondoafian, tokoh adat, dan generasi muda Kampung Waena.

Richard berharap kegiatan semacam ini dapat mendorong keterlibatan pemuda dalam berbagai aktivitas sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjaga suasana kampung yang harmonis dengan mengedepankan rasa saling menghargai.

“Ingatlah bahwa pemuda adalah penerus masa depan, sedangkan adat merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga,” ujar Richard.

Melalui kegiatan tersebut, Keondoafian Kampung Waena bersama tokoh adat mengajak generasi muda menjadikan peringatan Sumpah Pemuda sebagai momentum memperkuat persaudaraan, mempertahankan identitas budaya, dan menumbuhkan kepedulian sosial demi membangun kampung yang damai.(Naldo)

Berita Terkait

Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi
Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya