Ekoteologi Jadi Gerakan Bersama, Kemenag Jayapura Siapkan Program Kantor Ramah Lingkungan

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com– Kepedulian terhadap lingkungan mulai didorong menjadi bagian dari budaya kerja aparatur di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura. Nilai-nilai keagamaan yang mengajarkan tanggung jawab manusia terhadap alam dinilai perlu diterjemahkan dalam kegiatan nyata di lingkungan kerja.

Komitmen itu mengemuka setelah Kepala Kemenag Kota Jayapura, Ani Matdoan, mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Ekoteologi ASN Kementerian Agama di Aula Perpustakaan Kampus IAIN Fattahul Muluk Papua, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang digelar Pelatihan Keagamaan Papua tersebut mempertemukan ASN dari tujuh satuan kerja keagamaan di Papua. Kemenag Kota Jayapura mengikutsertakan 19 ASN dalam forum tersebut.

FGD mengangkat tema “Membangun Kesadaran Spiritual dan Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan” dengan menghadirkan Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, sebagai narasumber utama.

Dalam forum tersebut, peserta diajak melihat persoalan lingkungan tidak hanya dari sisi sosial dan ekologis, tetapi juga dari perspektif keagamaan. Kesadaran spiritual diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku dalam memperlakukan alam.

Baca Juga :  Kemenag Kirim Dai ke Wilayah 3T Papua, Kakanwil Klemens Taran Berharap Kuota Ditambah

Pembahasan kemudian diarahkan pada penerapan nilai ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari. Perspektif Islam menyoroti amanah manusia sebagai khalifah untuk menjaga lingkungan, sementara perspektif Kekristenan membahas tanggung jawab manusia dalam merawat ciptaan.

Dorong Perubahan dari Lingkungan Kantor

Bagi Kemenag Kota Jayapura, hasil diskusi tersebut akan menjadi bahan untuk memperkuat gerakan lingkungan di internal kantor.

Ani Matdoan mengatakan perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di tempat kerja, seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah, merawat tanaman dan menciptakan lingkungan kantor yang sehat.

“Yang kita harapkan adalah bagaimana hasil FGD ini bisa diterjemahkan menjadi aksi. Jangan berhenti pada diskusi, tetapi ada perubahan yang bisa dirasakan di lingkungan kerja,” ujar Ani.

Ia mengatakan konsep **Green Office** dan **Green Workplace** menjadi salah satu bentuk implementasi yang dapat dikembangkan Kemenag Kota Jayapura.

Menurutnya, kantor yang ramah lingkungan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga menyangkut perilaku seluruh pegawai dalam menggunakan sumber daya dan menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Antisipasi Kendala Geografis, Kemenag Papua Monitor ANBK Madrasah di Yahukimo

ASN Didorong Jadi Teladan

Ani juga berharap 19 ASN yang mengikuti FGD dapat menjadi penggerak di lingkungan Kemenag Kota Jayapura.

Mereka diharapkan membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan kerja sekaligus mendorong munculnya berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.

“ASN Kemenag harus bisa menjadi contoh. Nilai agama yang kita sampaikan kepada masyarakat juga harus terlihat dalam perilaku kita, termasuk bagaimana kita memperlakukan lingkungan,” katanya.

Menurut dia, kepedulian terhadap lingkungan memiliki hubungan erat dengan nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama.

Lingkungan yang terjaga akan memberikan manfaat bukan hanya bagi generasi saat ini, tetapi juga bagi generasi mendatang.

Karena itu, Kemenag Kota Jayapura berkomitmen menindaklanjuti hasil FGD melalui penguatan budaya kerja yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Gerakan tersebut diharapkan berkembang dari lingkungan kantor hingga masyarakat, sehingga pesan keagamaan tentang menjaga alam dapat diwujudkan melalui tindakan sehari-hari.(Rilis)

Berita Terkait

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura
Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura
Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja
ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat
Gema Selawat di Kemenag Papua, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air
Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Jayapura Ajak ASN Pisahkan Urusan Pribadi dan Kedinasan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:36 WIB

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura

Rabu, 2 September 2026 - 08:16 WIB

Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya