Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Pengurus ICMI Papua 2025-2030 Resmi Dilantik

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com – Kepengurusan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Papua periode 2025–2030 resmi dikukuhkan pada Jumat (7/11/2025). Pelantikan yang berlangsung di Aula Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Papua ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan peran intelektual muslim dalam pembangunan di Bumi Cenderawasih.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Musa Narwawan, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Papua. Dalam kepengurusan baru ini, Musa juga dipercaya mengemban amanah sebagai salah satu Wakil Ketua Majelis Pengurus Wilayah ICMI Orwil Papua.

Sinergi Menuju Papua Cerdas

Mewakili Gubernur Papua, Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Setiyo Wahyudi, menegaskan bahwa pemerintah daerah menaruh harapan besar pada ICMI. Ia mendorong ICMI menjadi mitra strategis dalam mewujudkan visi “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis”.

Baca Juga :  Debat Terakhir, Paslon MARI-YO Punya Cara Jitu bangun Papua Meski Anggaran Makin Turun

“Semangat ICMI harus sejalan dengan arah kebijakan Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif. Kita ingin membangun manusia Papua yang kuat secara fisik, cerdas secara intelektual, dan mandiri secara ekonomi,” ujar Setiyo.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menghadirkan solusi inovatif bagi kesejahteraan masyarakat.

Tiga Identitas ICMI

Ketua Umum ICMI Pusat, Prof. Arif Satria, yang hadir melantik pengurus menekankan pentingnya tiga identitas utama organisasi: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kecendekiaan. Rektor IPB ini menyebut bahwa tantangan zaman menuntut para cendekiawan untuk tidak hanya berpikir, tetapi juga memimpin perubahan (lead the change).

Baca Juga :  Pengajian ASN Kemenag Papua Tekankan Pentingnya Membangun Kehidupan yang Bernilai dan Bermakna

“Papua butuh energi baru. ICMI harus menjadi mesin penggerak kemajuan, inovasi, dan masa depan yang berkeadilan,” tegas Prof. Arif.

Ia juga menyoroti potensi besar Papua dalam sektor ketahanan pangan nasional dan berharap ICMI Papua dapat menjadi pusat inspirasi dalam pengembangannya.

Wadah Kolaborasi dan Aksi Nyata

Sementara itu, Ketua ICMI Orwil Papua terpilih, Joko Dasri, menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan pemerintah maupun organisasi di tingkat kabupaten/kota. Ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan harus ditransformasikan menjadi aksi nyata.

“Ilmu tidak boleh berhenti di kepala, tapi harus ditransformasikan untuk kemajuan umat. Kehadiran pengurus baru ini diharapkan membawa semangat dalam membangun kecerdasan dan pencerahan bagi masyarakat Papua,” pungkas Joko.(Rilis)

Berita Terkait

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon
Yonif TP 810/BEM Latih Kedisiplinan Pelajar Melalui Program Army Go To School
Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya