Jayapura, Papuaterdepan.com – Semangat kebersamaan dan kekeluargaan tercermin dalam Ibadah Persekutuan Oikoumene Getsemani yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura di aula kantor setempat, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pelepasan pegawai yang mendapat penugasan baru serta penyambutan pejabat baru di lingkungan Kemenag Kota Jayapura.
Acara yang dihadiri para aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh rasa syukur. Selain menjadi wadah pembinaan kerohanian, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpegawai di tengah dinamika organisasi yang terus berkembang.
Dalam kesempatan itu, keluarga besar Kemenag Kota Jayapura menyampaikan apresiasi kepada pegawai yang akan melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru. Mereka dinilai telah memberikan kontribusi positif selama bertugas dan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, kehadiran Kepala Sub Bagian Tata Usaha yang baru, Ebert Sanyi, A.Md, disambut dengan penuh sukacita. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mendukung peningkatan kinerja organisasi dalam menjalankan program-program Kementerian Agama di Kota Jayapura.
Mewakili pimpinan dan pegawai, Dolfinus Kocu, S.Sos, menyampaikan pesan agar seluruh aparatur tetap menjaga komitmen dalam bekerja, menjunjung tinggi semangat kebersamaan, serta terus membangun budaya kerja yang harmonis.
Menurutnya, mutasi dan perpindahan tugas merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi yang harus diterima sebagai bentuk kepercayaan dan kesempatan untuk mengembangkan kapasitas diri.
“Perubahan tempat tugas adalah bagian dari perjalanan pengabdian. Yang terpenting adalah tetap menjaga integritas, semangat melayani, dan hubungan baik dengan sesama rekan kerja,” ujarnya.
Rangkaian ibadah semakin bermakna melalui penyampaian firman Tuhan oleh Leonard Demena. Dalam refleksinya, ia mengajak seluruh peserta untuk tetap menaruh harapan dan keyakinan kepada Tuhan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan maupun tugas pelayanan.
Ia menekankan bahwa setiap aparatur dituntut untuk tetap memiliki iman yang kuat, tidak mudah menyerah dalam menghadapi persoalan, serta mampu melihat setiap tantangan sebagai kesempatan untuk bertumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik.
“Ketika seseorang tetap berpegang pada iman dan pengharapan, maka setiap tantangan dapat dilalui dengan baik. Fokus kepada Tuhan akan memberikan kekuatan dalam menjalani setiap tanggung jawab yang dipercayakan,” katanya.
Kegiatan yang dipandu oleh Periskila Wanggai tersebut juga diisi dengan persembahan pujian dari Bimas Katolik yang menambah suasana ibadah menjadi lebih khidmat dan penuh sukacita.
Sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan kasih, Persekutuan Oikoumene Getsemani menyerahkan cendera mata kepada pegawai yang akan bertugas di tempat baru. Penyerahan tersebut menjadi simbol terjalinnya persaudaraan yang tetap terjaga meskipun berada di lokasi penugasan yang berbeda.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Kota Jayapura berharap semangat persaudaraan, pelayanan, dan pengabdian dapat terus tumbuh di antara seluruh pegawai sehingga mampu mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berintegritas.
Acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang baru serta pegawai yang akan melaksanakan tugas di tempat penugasan berikutnya.(Rilis)









