Kemenag Papua Matangkan Penerapan Sistem Talenta untuk Penataan Karier ASN

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com- – Kementerian Agama memperkuat tata kelola aparatur melalui penerapan Manajemen Talenta ASN, sebuah sistem yang mengintegrasikan penilaian kinerja, potensi, kompetensi, dan kualifikasi pegawai sebagai dasar pengembangan karier serta pemenuhan kebutuhan organisasi.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua menyatakan siap menjalankan kebijakan tersebut sesuai arahan pemerintah pusat. Kesiapan itu disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, seusai mengikuti sosialisasi implementasi Manajemen Talenta ASN secara daring, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang diikuti dari Ruang Rapat Amsal Yowei, Kanwil Kemenag Papua, tersebut menghadirkan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zein, untuk menjelaskan mekanisme dan tahapan pelaksanaan sistem manajemen talenta di lingkungan Kemenag.

Klemens mengatakan, penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya menata pengembangan karier pegawai agar lebih sesuai dengan kemampuan individu dan kebutuhan instansi.

“Pada prinsipnya, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua mengikuti apa yang menjadi penegasan dari Biro SDM Kementerian Agama Republik Indonesia. Sistem ini secara resmi mulai diterapkan dan menjadi bagian dari upaya kita dalam menata manajemen talenta ASN,” ujarnya.

Menurut Klemens, pengelolaan talenta diharapkan membantu organisasi mengidentifikasi kemampuan pegawai sehingga pengembangan dan penempatan ASN dapat mempertimbangkan latar belakang pendidikan, disiplin ilmu, kompetensi, serta potensi yang dimiliki.

Ia mengakui pelaksanaan sistem tersebut masih membutuhkan penyempurnaan. Meski demikian, Manajemen Talenta dinilai dapat menjadi instrumen untuk mengarahkan pengembangan karier pegawai secara lebih terencana.

“Tentu masih ada kekurangan di sana-sini, tetapi ini merupakan sistem yang baik untuk mengantarkan para ASN agar dapat berkarier secara maksimal, sesuai dengan tempat dan kebutuhan, bahkan sesuai dengan latar belakang serta disiplin ilmu yang dimiliki,” katanya.

Baca Juga :  Dompet Dhuafa Papua Latih Kader Pos Sehat Tangani Penyakit Tidak Menular

Klemens menambahkan, cakupan pelayanan Kanwil Kemenag Papua meliputi 28 kabupaten dan satu kota, termasuk satuan pendidikan keagamaan. Karena itu, pengelolaan sumber daya manusia yang tepat menjadi penting untuk mendukung pelaksanaan tugas dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan jajarannya akan mengikuti tahapan implementasi secara berkelanjutan sesuai ketentuan yang ditetapkan Kemenag.

## Data pegawai menjadi dasar pemetaan talenta

Pelaksanaan Manajemen Talenta ASN Kemenag mengacu pada Keputusan Menteri Agama Nomor 1871 Tahun 2025 tentang Pedoman Penerapan Manajemen Talenta ASN Kementerian Agama, yang ditetapkan pada 29 Desember 2025.

Dalam sosialisasi tersebut, satuan kerja diarahkan memperbarui profil pegawai melalui Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Data yang perlu diperhatikan meliputi riwayat jabatan, pendidikan, pelatihan, sertifikasi, penghargaan, serta penugasan dalam tim kerja.

Kelengkapan data diperlukan untuk mendukung pemetaan yang akurat dan menjadi dasar penyusunan rencana pengembangan individu atau *Individual Development Plan* (IDP) melalui aplikasi SIMATA-BKN.

Pegawai yang belum mengikuti penilaian kompetensi dan potensi juga didorong mengikuti proses tersebut, termasuk pejabat fungsional. Data yang diperbarui selanjutnya melalui tahapan verifikasi dan persetujuan sesuai kewenangan masing-masing.

Dalam skema penilaian yang dipaparkan, kinerja memiliki bobot 60 persen. Sementara itu, komponen penilaian potensi terdiri atas kompetensi sebesar 40 persen, potensi 25 persen, kualifikasi 20 persen, serta integritas dan moralitas 15 persen.

Baca Juga :  Kemenag Papua Kejar Capaian PMPZI, Satker Diminta Segera Lengkapi Eviden

Penilaian kinerja mencakup capaian utama dan unsur penguat, antara lain hasil penilaian kinerja, penghargaan, penugasan dalam tim kerja, serta umpan balik 360 derajat.

## Hasil pemetaan diarahkan untuk pengembangan pegawai

Hasil penilaian ASN selanjutnya dipetakan menggunakan Kotak Manajemen Talenta atau *Nine Box*. Sistem tersebut mengelompokkan pegawai berdasarkan kombinasi tingkat kinerja dan potensi, mulai dari kategori rendah hingga tinggi.

Pemetaan ini menjadi salah satu dasar untuk menentukan kebutuhan pengembangan kompetensi, pembinaan kinerja, rotasi atau perluasan jabatan, serta penempatan pegawai sesuai kebutuhan organisasi.

Selain itu, hasil pemetaan dapat dimanfaatkan untuk menyusun kelompok rencana suksesi, sehingga instansi memiliki gambaran mengenai talenta yang berpotensi mengisi jabatan sesuai persyaratan dan kebutuhan organisasi.

Untuk mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut, Kemenag juga menetapkan Komite Talenta melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 205 Tahun 2026. Komite yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kemenag itu bertugas memverifikasi pemeringkatan kinerja dan potensi ASN, menetapkan kotak manajemen talenta untuk berbagai jenjang jabatan, serta memberikan rekomendasi kepada Menteri Agama terkait pengembangan dan mobilitas talenta.

Data pemetaan yang ditampilkan dalam sosialisasi bersumber dari SIMATA-BKN per 16 September 2026. Data tersebut masih dapat berubah seiring pembaruan dan validasi informasi kepegawaian.

Melalui penerapan sistem ini, Kemenag mendorong pengelolaan ASN yang mempertimbangkan kapasitas individu sekaligus kebutuhan organisasi. Kanwil Kemenag Papua pun diharapkan dapat memanfaatkan mekanisme tersebut untuk mendukung pengembangan pegawai dan meningkatkan efektivitas pelayanan keagamaan serta pendidikan di wilayah Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI
Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung
Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial
Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi
Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya