Kemenag Perkuat Perlindungan Anak Lewat Aplikasi AMAN untuk Laporan Kekerasan

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Papuaterdepan.com – Kementerian Agama (Kemenag) memperluas upaya perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan dengan menghadirkan Aplikasi Manajemen Aduan Anti Kekerasan (AMAN). Platform digital tersebut disiapkan sebagai sarana pelaporan cepat terhadap berbagai dugaan tindak kekerasan yang terjadi di sekolah, madrasah, pesantren, maupun lembaga pendidikan keagamaan lainnya.

Peluncuran aplikasi AMAN menjadi bagian dari implementasi Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA) yang digagas Kemenag untuk menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Thobib Al Asyhar mengatakan perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui sistem yang mudah diakses dan responsif terhadap kebutuhan korban.

Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan ruang belajar yang aman untuk mendukung proses pendidikan dan perkembangan karakter mereka.

Baca Juga :  Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat

“Melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak, Kementerian Agama berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang melindungi anak dari segala bentuk kekerasan,” kata Thobib dalam keterangannya, Rabu.

Ia menjelaskan aplikasi AMAN dirancang untuk mempermudah pelaporan berbagai dugaan pelanggaran yang dialami atau diketahui oleh masyarakat. Layanan tersebut dapat digunakan oleh peserta didik, santri, orang tua, tenaga pendidik, maupun masyarakat umum.

Laporan yang diterima mencakup dugaan kekerasan fisik, kekerasan seksual, perundungan, hingga kekerasan berbasis digital yang terjadi di lingkungan pendidikan.

Thobib menegaskan seluruh laporan yang masuk akan ditangani secara profesional dengan mengutamakan perlindungan korban dan menjaga kerahasiaan identitas pelapor.

Selain menghadirkan kanal pengaduan, Kemenag juga terus memperkuat langkah pencegahan melalui penyusunan regulasi, pengembangan lingkungan pendidikan ramah anak, penerapan Kurikulum Berbasis Cinta, serta penguatan mekanisme pendampingan dan pemulihan korban.

Baca Juga :  Klemens Taran: WTP harga mati bagi Kementerian Agama Papua

Menurut dia, keberhasilan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan setiap indikasi kekerasan yang ditemukan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berani melapor apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan terhadap anak. Setiap laporan sangat berarti untuk mencegah terjadinya korban baru dan memastikan anak-anak memperoleh perlindungan yang layak,” ujarnya.

Kemenag berharap keberadaan aplikasi AMAN dapat meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan tentang pentingnya perlindungan anak sekaligus memperkuat sistem penanganan kasus kekerasan di lingkungan pendidikan keagamaan secara cepat, transparan, dan berpihak kepada korban.(Rilis)

Berita Terkait

Dari Lapangan Sekolah di Sentani, Yon TP 810 Bangun Karakter Generasi Muda Papua
Pengurus BMP Mamberamo Raya Dilantik, Siap Kawal Program Pembangunan
Kemenag Sediakan Rp100 Juta untuk Bantuan Prasarana Pesantren, Pengajuan Berakhir 4 September
Kakanwil Kemenag Papua Ajak Pelajar Timika Jadikan Sekolah Ruang Belajar Cinta Lingkungan
Menuju WBK, Kemenag Kota Jayapura Genjot Pemenuhan Bukti Dukung PMPZI
Pastikan Akurasi Arah Ibadah, Kemenag Papua Dampingi Pembangunan Musala di SMPN 8 Jayapura
Kemenag Papua Siapkan Penyuluh Lintas Agama untuk Dampingi Klien Pemasyarakatan
Klemens Taran Minta ASN Kemenag Papua Jaga Integritas dan Perkuat Kinerja

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:38 WIB

Dari Lapangan Sekolah di Sentani, Yon TP 810 Bangun Karakter Generasi Muda Papua

Sabtu, 26 September 2026 - 17:53 WIB

Pengurus BMP Mamberamo Raya Dilantik, Siap Kawal Program Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 12:59 WIB

Kemenag Sediakan Rp100 Juta untuk Bantuan Prasarana Pesantren, Pengajuan Berakhir 4 September

Selasa, 1 September 2026 - 12:11 WIB

Kakanwil Kemenag Papua Ajak Pelajar Timika Jadikan Sekolah Ruang Belajar Cinta Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Menuju WBK, Kemenag Kota Jayapura Genjot Pemenuhan Bukti Dukung PMPZI

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya