MAFINDO Bekali Guru Papua Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran Kreatif

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com – Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) semakin memengaruhi berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Menjawab tantangan tersebut, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Wilayah Jayapura menggelar pelatihan AI Goes To School guna membekali para guru dengan keterampilan memanfaatkan AI secara bijak dan produktif dalam proses belajar mengajar.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Jayapura, Kamis (24/9/2026), diikuti sekitar 100 guru dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK yang berasal dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program nasional AI Goes To School yang menargetkan pendampingan bagi 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan. Program ini didukung oleh Google.org, AVPN, dan Asian Development Bank (ADB) sebagai upaya memperkuat kapasitas tenaga pendidik menghadapi transformasi digital.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) MAFINDO Jayapura, Dr. Nahria, S.Sos., M.Si., mengatakan kehadiran AI tidak dapat dihindari sehingga guru perlu memahami sekaligus menguasai teknologi tersebut agar mampu memanfaatkannya secara optimal dalam pendidikan.

Menurut dia, pemanfaatan AI dapat membantu guru menciptakan metode pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Baca Juga :  Yonif TP 810/BEM Hadir di Tengah Warga Lewat Patroli Malam Doyo Baru

“AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi menjadi alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mendukung pekerjaan guru sehari-hari,” ujarnya.

Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan kecerdasan artifisial, etika penggunaan AI, teknik menyusun perintah atau prompt, pemanfaatan AI untuk pengelolaan kelas, penyusunan materi pembelajaran, hingga penyelesaian tugas administrasi pendidikan.

Selain pelatihan tatap muka, peserta juga memperoleh akses ke platform Learning Management System (LMS) sehingga dapat melanjutkan proses belajar secara mandiri dan berkelanjutan setelah kegiatan berakhir.

Nahria menjelaskan bahwa MAFINDO selama ini tidak hanya fokus pada upaya melawan hoaks, misinformasi, dan disinformasi, tetapi juga aktif mengembangkan literasi digital masyarakat melalui berbagai program edukasi.

Sejak hadir di Papua, MAFINDO telah menjalankan sejumlah program seperti Tular Nalar Kebangsaan, Akademi Digital Lansia, AI Ready ASEAN, hingga AI Goes To School yang kini kembali digelar untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap teknologi digital.

Baca Juga :  Kemenag Papua Siap Sukseskan Bulan Wakaf Nasional, Dorong Pengelolaan Wakaf Lebih Produktif

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Yoppi Yoram Hanuebi, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut karena dinilai relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.

Ia menekankan bahwa pesatnya perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang baik agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dan bertanggung jawab.

Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membimbing peserta didik agar tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan kecerdasan emosional yang kuat.

“Guru harus menjadi teladan dalam penggunaan teknologi. Selain menguasai materi pelajaran, guru juga dituntut mampu membimbing siswa menghadapi tantangan dunia digital yang terus berkembang,” katanya.

Ia berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing serta membagikannya kepada rekan sejawat sehingga manfaat pelatihan dapat menjangkau lebih banyak tenaga pendidik.

Melalui program AI Goes To School, MAFINDO berharap para guru di Papua semakin siap menghadapi perubahan zaman dan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif, adaptif, serta relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.

Berita Terkait

Yonif TP 810/BEM Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Sosialisasi di Doyo Lama
Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi
Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah, Patroli Malam Sasar Permukiman Warga Doyo Baru
Santri Papua Diajak Wujudkan Pesantren Hijau, Aman, dan Bebas Perundungan
PPSN VI Malang, Pemprov Papua Minta Santri Kenalkan Wajah Papua yang Toleran dan Damai
PPSN VI Malang, Kakanwil Kemenag Papua Dorong Santri Jadi Duta Kemanusiaan dan Lingkungan
Lewat Jumat Berkah, Yonif TP 810/BEM Perkuat Silaturahmi dengan Warga
BMP RI dan Pemkot Jayapura Turun Tangan Pulihkan Wai Mhorock Pascabanjir, 150 Paket Sembako Disalurkan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Sosialisasi di Doyo Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah, Patroli Malam Sasar Permukiman Warga Doyo Baru

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 03:51 WIB

Santri Papua Diajak Wujudkan Pesantren Hijau, Aman, dan Bebas Perundungan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:05 WIB

PPSN VI Malang, Pemprov Papua Minta Santri Kenalkan Wajah Papua yang Toleran dan Damai

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya