Menag: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com,Jakarta- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa Soekarno atau Bung Karno merupakan milik seluruh bangsa Indonesia. Hal ini disebabkan Bung Karno merupakan salah satu pemrakarsa Pancasila yang menjadi perekat bangsa Indonesia hingga saat ini.

Penegasan ini disampaikan Menag saat menyampaikan Keynote Speech dalam Dialog Kebangsaan yang digelar Gerakan Kristen Indonesia Raya (Gekira) di Jakarta. “Sebagai salah satu tokoh yang melahirkan Pancasila, Bung Karno tidak dapat diklaim oleh satu pihak saja. Bung Karno milik seluruh bangsa Indonesia,” kata Menag di Jakarta, Sabtu (3/8/2024).

Baca Juga :  Jubir Kemenag: Religion Festival bakal dikemas kinerja Program Prioritas

Menag juga mengungkapkan kerendahatian Bung Karno yang senantiasa menghargai kelompok lain dalam mewujudkan bangsa Indonesia. “Bung Karno juga mengatakan dengan sangat rendah hati, beliau mengatakan, ‘Aku tidak mengatakan bahwa aku yang menciptakan Pancasila, apa yang kukerjakan hanyalah menggali jauh ke dalam bumi, ke dalam tradisi-tradisi kami sekali, kami sendiri kemudian menemukan lima butir mutiara yang indah’,” kata Gus Men.

Baca Juga :  Kemenag siapkan bus dengan spesikasi khusus bagi Jamaah Haji

Lebih lanjut, Gus Men menyampaikan Indonesia didirikan dengan penuh keragaman. Dia mengatakan kemerdekaan Indonesia merupakan perjuangan semua pihak.

“Tidak boleh ada satu golongan pun, tidak boleh ada satu ras pun, bahkan tidak boleh ada satu agama pun yang boleh mengklaim bahwa Indonesia ini hanya milik mereka sendiri,” jelasnya.**(Rilis Humas Kemenag)

Berita Terkait

Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru
Kejati Papua Luncurkan Adhyaksa Peduli Nelayan, Kawal Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih
Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi
Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI
KMP3R Tegaskan Papua Harus Melangkah Maju, Tinggalkan Narasi Konflik”
Sopir Jayapura Tuntut Keadilan atas Tewasnya Aris Sanda, Desak Jaminan Keamanan di Jalur Trans-Papua
Ondoafi Keder Dorong Masyarakat Adat Sarmi Bangun Kemandirian Pangan
Mama-Mama Papua Terima Bantuan Bibit Cabai dan Beras pada Hari Tani Nasional

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Kejati Papua Luncurkan Adhyaksa Peduli Nelayan, Kawal Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi

Rabu, 30 September 2026 - 22:45 WIB

Dari Papua ke Malang, Santri Bawa Misi Jaga Alam di PPSN VI

Rabu, 30 September 2026 - 11:25 WIB

KMP3R Tegaskan Papua Harus Melangkah Maju, Tinggalkan Narasi Konflik”

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya