Jayapura,papuaterdepan.com – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan madrasah terus dilakukan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Jayapura menggelar rapat kerja untuk menyusun program kerja Tahun Pelajaran 2026/2027 sekaligus membahas berbagai agenda strategis terkait pengembangan profesi guru.
Kegiatan yang berlangsung di Musala MTs Negeri Kota Jayapura, Senin (27/7/2026), dihadiri para guru mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab dari berbagai MTs di Kota Jayapura. Forum tersebut menjadi wadah koordinasi sekaligus evaluasi guna memastikan proses pembelajaran di madrasah berjalan semakin efektif dan berkualitas.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Siti Maimunah, SE**, serta Pengawas Madrasah Tingkat Menengah Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Sunanto, S.Ag., M.Pd.
Dalam arahannya, Siti Maimunah menegaskan bahwa MGMP memiliki posisi penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah. Menurutnya, forum MGMP tidak hanya menjadi tempat bertukar pengalaman antar guru, tetapi juga sarana untuk merancang strategi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan pendidikan saat ini.
“Melalui MGMP, para guru dapat saling berbagi praktik baik, meningkatkan kompetensi, serta melahirkan inovasi pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan peserta didik. Karena itu, program kerja yang disusun harus benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan madrasah,” ujarnya.
Selain menyusun agenda kerja selama satu tahun pelajaran ke depan, peserta rapat juga membahas berbagai kegiatan yang akan mendukung pengembangan profesionalisme guru, termasuk pelatihan, penguatan kompetensi pedagogik, pengembangan perangkat pembelajaran, hingga peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Sementara itu, Pengawas Madrasah Tingkat Menengah, Sunanto, menekankan pentingnya program kerja yang terukur dan selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama. Ia mengingatkan agar setiap kegiatan yang telah dirancang tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat dilaksanakan secara konsisten dan dievaluasi secara berkala.
“Program kerja yang baik harus memiliki target yang jelas, dapat diimplementasikan, dan mampu menjawab kebutuhan nyata di madrasah. Evaluasi juga penting agar setiap kegiatan dapat terus disempurnakan,” katanya.
Selain agenda penyusunan program kerja, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas persyaratan pembayaran tunjangan profesi atau sertifikasi guru. Topik ini mendapat perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan hak dan kesejahteraan para pendidik.
Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi, ketepatan waktu penyampaian dokumen, serta pemenuhan beban kerja sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu para guru dalam mempersiapkan dokumen secara lebih tertib sehingga proses pencairan tunjangan profesi dapat berjalan lancar.
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi terkait administrasi sertifikasi maupun pelaksanaan tugas pembelajaran di madrasah. Diskusi berlangsung interaktif dengan fokus mencari solusi bersama guna meningkatkan efektivitas layanan pendidikan.
Melalui rapat kerja ini, koordinasi antara guru, pengawas madrasah, dan jajaran Seksi Pendidikan Islam diharapkan semakin kuat. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menghasilkan generasi yang berkarakter dan berprestasi.
MGMP PAI dan Bahasa Arab MTs se-Kota Jayapura juga diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi yang produktif dalam mengembangkan kompetensi guru, memperkuat kualitas pembelajaran, dan mendukung terciptanya pendidikan madrasah yang profesional, inovatif, serta berdaya saing di masa depan.(Rilis)









