Pelepasan Jemaah Haji Papua 2026 Jadi Momen Bersejarah Sinergi Kemenag dan Kemenhaj

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, menghadiri pelepasan jemaah haji Provinsi Papua Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Aula Asrama Haji Jayapura, Sabtu (2/5).

Pelepasan jemaah haji tahun ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya penyelenggaraan ibadah haji berada di bawah tanggung jawab Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, setelah lebih dari tujuh dekade sebelumnya dikelola oleh Kementerian Agama.

Suasana haru dan penuh khidmat mewarnai prosesi pelepasan yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, keluarga jemaah, serta para petugas haji. Lantunan talbiyah dan doa mengiringi langkah para calon tamu Allah yang akan menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Papua, Musa Narwawan, mengatakan ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan ketundukan kepada Allah SWT.

“Ibadah haji mengajarkan kita untuk meninggalkan atribut duniawi dan hadir sebagai hamba yang tunduk kepada Allah. Karena itu, jemaah harus menjaga niat, memperkuat kesabaran, dan menjunjung tinggi akhlak selama menjalankan ibadah,” ujarnya.

Baca Juga :  Jurnalis Papua Salurkan Tali Kasih di Panti Asuhan dan Ponpes di Jayapura

Musa menjelaskan, berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 28 Tahun 2025, Papua memperoleh kuota sebanyak 933 jemaah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 840 jemaah asal Papua siap diberangkatkan ditambah 50 jemaah dari luar Papua.

Ia menambahkan seluruh dokumen dan tahapan administrasi keberangkatan jemaah telah rampung 100 persen. Jemaah Papua akan diberangkatkan melalui tiga kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 27, Kloter 29, dan Kloter 31 yang bergabung dengan jemaah asal Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinan Rumaropen, yang hadir mewakili Gubernur Papua, berpesan agar para jemaah menjadi duta daerah yang membawa nama baik Papua selama berada di Tanah Suci.

“Saudara-saudara adalah representasi wajah Papua yang damai, ramah, dan penuh persaudaraan. Tunjukkan akhlak mulia, jaga persatuan, dan jadikan setiap langkah sebagai ibadah serta setiap doa sebagai harapan bagi kemajuan Papua,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Klemens Taran menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan penyelenggaraan haji yang memasuki babak baru melalui kehadiran Kementerian Haji dan Umrah.

Baca Juga :  Kemenag Papua dan BWI Evaluasi Program Wakaf, Fokus pada Sertifikasi dan Wakaf Produktif

Menurutnya, pengalihan tanggung jawab penyelenggaraan haji menjadi tonggak sejarah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah Indonesia.

“Kami menyampaikan penghargaan kepada Kementerian Haji dan Umrah yang untuk pertama kalinya mengemban amanah besar dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ini merupakan sejarah baru setelah kurang lebih 75 tahun pengelolaan haji dilaksanakan oleh Kementerian Agama,” ujarnya.

Klemens menegaskan Kementerian Agama tetap berkomitmen mendukung penyelenggaraan haji melalui pembinaan umat dan pendampingan spiritual bagi para calon jemaah.

Ia juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga nama baik Papua selama berada di Arab Saudi.

“Jadikan perjalanan ini sebagai ruang perubahan diri menuju pribadi yang lebih bertakwa dan berakhlak mulia,” pesannya.

Pelepasan jemaah haji ditandai dengan penyerahan pataka Provinsi Papua dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, organisasi keagamaan, petugas haji, serta keluarga jemaah.

Pemerintah berharap seluruh jemaah haji Papua dapat menunaikan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta meraih predikat haji yang mabrur.(Rilis)

Berita Terkait

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon
Yonif TP 810/BEM Latih Kedisiplinan Pelajar Melalui Program Army Go To School
Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya