Pemuda Papua di Angkasa Mulai Garap Tomat dan Rica untuk Kemandirian Ekonomi

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,inbrek.com- Sejumlah pemuda Papua di Kelurahan Angkasa, Kota Jayapura, mulai mengembangkan budidaya tomat dan rica sebagai upaya memanfaatkan potensi lahan sekaligus membangun kemandirian ekonomi berbasis pertanian.

Pengembangan komoditas tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kelurahan Angkasa melalui kegiatan temu lapang tani yang dilaksanakan Yayasan Bina Tani Sejahtera Indonesia. Kegiatan itu sekaligus menjadi ruang bagi pemuda untuk mendapatkan pelatihan dan pendampingan teknis budidaya.

Kepala Kelurahan Angkasa Margaretha Ansanay mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah positif untuk mendorong generasi muda, khususnya Orang Asli Papua (OAP), agar melihat pertanian sebagai salah satu peluang ekonomi.

“Hari ini ada kegiatan temu lapang tani yang dilaksanakan Yayasan Bina Tani Sejahtera Indonesia. Salah satu yang menjadi percontohan adalah kebun milik Rio yang saat ini membudidayakan tomat,” kata Margaretha di Jayapura.

Menurut dia, kegiatan pertanian tersebut merupakan salah satu yang pertama dilaksanakan di wilayah Kelurahan Angkasa dan mendapat respons positif dari pemerintah kelurahan.

Ia berharap program pendampingan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi terus berlanjut sehingga semakin banyak pemuda yang tertarik mengembangkan usaha pertanian.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapan kami kegiatan seperti ini terus berkelanjutan dan tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa menjadi motivasi bagi anak-anak muda di Kelurahan Angkasa,” ujarnya.

Selain tomat, sejumlah pemuda juga mulai mengembangkan tanaman rica. Pemerintah kelurahan berharap ke depan semakin banyak komoditas yang dapat dikembangkan sesuai potensi lahan dan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua

“Untuk masyarakat Kota Jayapura, boleh datang dan melihat langsung. Ada rica, ada tomat, dan ke depan mudah-mudahan masih ada komoditas lain yang dikembangkan oleh pemuda,” katanya.

Margaretha menambahkan pemerintah kelurahan akan terus berupaya memberikan dukungan terhadap kegiatan pertanian yang dilakukan pemuda, meskipun dukungan yang tersedia saat ini masih terbatas.

“Anak-anak ini adalah anak-anak Papua. Ke depan kami pasti akan memperhatikan dan mendukung kegiatan anak-anak muda di Kelurahan Angkasa,” ujarnya.

Pendampingan hingga Teknik Budidaya

Technical Field Officer Yayasan Bina Tani Sejahtera Indonesia Rizki Ramdani mengatakan pendampingan yang diberikan kepada petani tidak hanya berupa pembuatan demplot, tetapi juga mencakup berbagai pelatihan teknis.

“Kegiatan kami selain demplot juga ada pelatihan, pembibitan, pembuatan persemaian, kemudian training terkait hama dan penyakit tanaman serta nutrisi tanaman,” kata Rizki.

Ia menjelaskan pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan penyegaran atau *refreshment* agar para petani semakin memahami teknik budidaya dan mampu mengelola tanaman secara mandiri.

Untuk 2026, pihaknya mendapat tugas mendampingi **20 demplot atau 20 petani Orang Asli Papua** yang berada di wilayah Keerom dan Jayapura.

Menurut Rizki, petani pemula diarahkan untuk memilih komoditas yang relatif mudah dibudidayakan dan memiliki masa panen lebih cepat.

“Kami memberikan rekomendasi tanaman yang mudah dan cepat panen, sehingga petani bisa merasakan hasil panen terlebih dahulu. Dengan begitu mereka akan semakin termotivasi untuk melakukan kegiatan tanam pada musim berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengajian Rutin di Kemenag Kota Jayapura, Pegawai Diajak Tingkatkan Ibadah di Bulan Zulhijah

Ajak Pemuda Manfaatkan Potensi Lahan

Sementara itu, Rio, salah satu pemuda di Kelurahan Angkasa yang mengembangkan budidaya tomat, mengajak generasi muda Papua untuk tidak hanya bergantung pada pekerjaan di sektor formal.

Menurut dia, Papua memiliki potensi lahan yang luas dan subur yang dapat dimanfaatkan untuk membangun usaha sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

“Kita sebagai anak Papua sebenarnya sangat spesial karena sejak lahir kita sudah dibentuk oleh alam dan leluhur untuk bekerja keras. Namun, dengan perkembangan kota, terkadang anak-anak muda menjadi malas dan kurang produktif,” kata Rio.

Ia berharap kegiatan budidaya yang dilakukannya dapat menjadi contoh bagi pemuda lainnya bahwa sektor pertanian juga dapat menjadi pilihan untuk membangun masa depan.

“Saya bergerak di bidang ini untuk membantu perekonomian sekaligus mengajak teman-teman, khususnya generasi muda Papua, untuk bangkit dan maju. Tuhan sudah memberikan tanah Papua yang luas dan subur, sehingga bagaimana kita bisa memanfaatkannya,” ujarnya.

Pengembangan budidaya tomat dan rica di Kelurahan Angkasa diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga membuka ruang bagi pemuda Papua untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan kemandirian ekonomi melalui sektor pertanian.(Redaksi)

Berita Terkait

Setetes Darah Prajurit untuk Sesama, Yonif TP 810/BEM Hadir dalam Aksi Sosial
Casis Kodaeral X Jayapura Perkuat Stamina Lewat Pembinaan Fisik Terukur
Polemik Wakil Bupati Nduga Bergulir ke PTUN, Majelis Hakim Disebut Siapkan Penundaan Pelantikan
Yonif TP 810/BEM Bekali Siswa SMA Rajawali Hawai Wawasan Kebangsaan dan Disiplin
Yonif TP 810/BEM Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Sosialisasi di Doyo Lama
Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi
Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah, Patroli Malam Sasar Permukiman Warga Doyo Baru
Santri Papua Diajak Wujudkan Pesantren Hijau, Aman, dan Bebas Perundungan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemuda Papua di Angkasa Mulai Garap Tomat dan Rica untuk Kemandirian Ekonomi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Setetes Darah Prajurit untuk Sesama, Yonif TP 810/BEM Hadir dalam Aksi Sosial

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Casis Kodaeral X Jayapura Perkuat Stamina Lewat Pembinaan Fisik Terukur

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Polemik Wakil Bupati Nduga Bergulir ke PTUN, Majelis Hakim Disebut Siapkan Penundaan Pelantikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Yonif TP 810/BEM Bekali Siswa SMA Rajawali Hawai Wawasan Kebangsaan dan Disiplin

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya