Pembimas Budha Kemenag Kunjungi Lapas Anak dan Perempuan Keerom peringati Waisak

- Redaksi

Senin, 2 Juni 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com,Keerom, – Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Sarono bersama jajaran dan organisasi keagamaan Buddha melaksanakan kunjungan kasih ke Lapas Anak Kelas II Jayapura dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Jayapura di Kabupaten Keerom, Senin (02/06/2025). Kunjungan ini dalam rangka memperingati Hari Tri Suci Waisak 2569 BE/2025,

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kasih umat Buddha kepada sesama, khususnya mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Penyelenggara Buddha Kabupaten/Kota Jayapura, para pegawai Kanwil Kemenag Papua, serta perwakilan dari Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Papua. Hadir pula pimpinan dan anggota organisasi keagamaan Buddha tingkat provinsi, antara lain Ketua LPTG Papua, Ketua WANDANI, Ketua WBI, Ketua Permatabumi, dan Ketua MIKTI.

Baca Juga :  Dukung Seleksi CAT Polri, Kakanwil Kemenag Papua Terima Penghargaan dari Polda

Sebanyak 38 anak dan 63 perempuan warga binaan menerima bingkisan kasih berupa perlengkapan mandi dan kebutuhan pokok sehari-hari. Bantuan ini tidak hanya bersifat material, tetapi juga membawa pesan moral, harapan, dan dukungan spiritual.

Dalam sambutannya, Sarono menyampaikan pesan inspiratif kepada para warga binaan, khususnya anak-anak, agar tetap optimis dan semangat dalam memperbaiki diri.

“Masa depan kalian ditentukan oleh perilaku dan pilihan hari ini. Tinggalkan masa lalu dan wujudkan cita-cita dengan semangat baru,”ujarnya.

Baca Juga :  Kemenag Papua Perkuat Sinergi dengan Media Lokal, Fokus pada Moderasi Beragama dan Integritas Pelayanan Publik

Kepada warga binaan perempuan, Sarono mengingatkan pentingnya menjaga perilaku baik serta memanfaatkan keterampilan selama masa pembinaan sebagai bekal untuk kembali hidup mandiri bersama keluarga.

“Jadikan keterampilan sebagai kunci untuk kembali mandiri dan menjadi pribadi yang lebih baik,”ujarnya.

Selanjutnya, Sarono juga mengutip pesan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua yang menekankan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.

“Kita tidak mungkin disatukan dalam satu keyakinan atau satu iman, tetapi dalam hal kemanusiaan kita harus bersatu padu, saling bergandengan tangan, saling menolong, dan saling membantu,”ucapnya.

Berita Terkait

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua
Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa
Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:16 WIB

100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya