Papuaterdepan.com,Keerom, – Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Sarono bersama jajaran dan organisasi keagamaan Buddha melaksanakan kunjungan kasih ke Lapas Anak Kelas II Jayapura dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Jayapura di Kabupaten Keerom, Senin (02/06/2025). Kunjungan ini dalam rangka memperingati Hari Tri Suci Waisak 2569 BE/2025,
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kasih umat Buddha kepada sesama, khususnya mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Penyelenggara Buddha Kabupaten/Kota Jayapura, para pegawai Kanwil Kemenag Papua, serta perwakilan dari Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Papua. Hadir pula pimpinan dan anggota organisasi keagamaan Buddha tingkat provinsi, antara lain Ketua LPTG Papua, Ketua WANDANI, Ketua WBI, Ketua Permatabumi, dan Ketua MIKTI.
Sebanyak 38 anak dan 63 perempuan warga binaan menerima bingkisan kasih berupa perlengkapan mandi dan kebutuhan pokok sehari-hari. Bantuan ini tidak hanya bersifat material, tetapi juga membawa pesan moral, harapan, dan dukungan spiritual.
Dalam sambutannya, Sarono menyampaikan pesan inspiratif kepada para warga binaan, khususnya anak-anak, agar tetap optimis dan semangat dalam memperbaiki diri.
“Masa depan kalian ditentukan oleh perilaku dan pilihan hari ini. Tinggalkan masa lalu dan wujudkan cita-cita dengan semangat baru,”ujarnya.
Kepada warga binaan perempuan, Sarono mengingatkan pentingnya menjaga perilaku baik serta memanfaatkan keterampilan selama masa pembinaan sebagai bekal untuk kembali hidup mandiri bersama keluarga.
“Jadikan keterampilan sebagai kunci untuk kembali mandiri dan menjadi pribadi yang lebih baik,”ujarnya.
Selanjutnya, Sarono juga mengutip pesan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua yang menekankan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.
“Kita tidak mungkin disatukan dalam satu keyakinan atau satu iman, tetapi dalam hal kemanusiaan kita harus bersatu padu, saling bergandengan tangan, saling menolong, dan saling membantu,”ucapnya.









