Dukung Asta Cita, Kemenag Papua tanam 1 juta pohon matoa

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com, Jayapura,- Guna mendukung Program asta cita Presiden Prabowo Subianto, dan juga memperingati Hari Bumi ke-55, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua meluncurkan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa se-Papua Raya, pada selasa 22 april 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Agama dalam rangka membumikan ekoteologi di Indonesia.

Gerakan ini digelar di halaman Kanwil Kemenag Provinsi Papua dan diikuti secara serentak oleh seluruh satuan kerja Kemenag se-Indonesia, baik secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting.

Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, menegaskan bahwa program ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen Kementerian Agama terhadap pelestarian lingkungan hidup, sejalan dengan Asta Cita poin ke-8 Presiden dan Wakil Presiden RI.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Awen Magai ajak Warga Puncak Papua Tengah Jaga Kamtibmas

“Gerakan ini bukan sekadar penghijauan, tapi juga merupakan tanggung jawab spiritual umat beragama untuk menjaga ciptaan Tuhan,” ujar Klemens dalam siaran pers tertulis di Jayapura.

Ia juga menjelaskan bahwa konsep ekoteologi yang diusung Kemenag bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan kesadaran ekologis. Pohon matoa (Pometia pinnata) yang menjadi ikon gerakan ini, merupakan tanaman endemik Papua yang memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan budaya tinggi.

“Menanam matoa bukan sekadar menanam pohon. Kita sedang menanam harapan, kehidupan, dan cinta kita pada bumi pertiwi,” tegasnya.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Papua Tekankan Pentingnya Komunikasi Internal dan Respons Cepat ASN

Gerakan ini juga mencerminkan solidaritas kebangsaan, karena dilaksanakan secara serentak di seluruh provinsi, termasuk wilayah pemekaran di Papua. Ia pun berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni, namun menjadi gerakan berkelanjutan yang tumbuh dalam kesadaran kolektif masyarakat.

“Semoga launching ini menjadi awal dari komitmen jangka panjang untuk mewariskan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan damai kepada generasi mendatang,” ungkapnya

Kegiatan ini turut dihadiri para tokoh lintas agama, pimpinan ormas keagamaan, pejabat struktural Kemenag Papua, dan tokoh masyarakat, serta disemarakkan dengan aksi penanaman pohon matoa secara simbolis oleh para tokoh lintas iman di kompleks Kanwil Kemenag Papua.**(Rilis)

Berita Terkait

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro
Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama
PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar
Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:32 WIB

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro

Kamis, 5 November 2026 - 16:03 WIB

Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama

Kamis, 5 November 2026 - 10:51 WIB

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya