Kemenag gelar sosilisasi SPI Pendidikan 2024

- Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

papuaterdepan.com, Jayapura, — Kepala Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua menghadiri kegiatan Sosialisasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024 yang digelar secara daring pada Rabu (25/06/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jejaring Pendidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan diikuti dari Ruang Rapat Amsal Yowei, Kanwil Kemenag Papua.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya KPK dalam membangun Indonesia tanpa korupsi melalui tiga pendekatan strategis yang dikenal sebagai Trisula Pemberantasan Korupsi: pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Ketiga strategi tersebut menjadi landasan dalam memperkuat sistem dan budaya antikorupsi, khususnya di sektor pendidikan.

“Pendidikan antikorupsi merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. KPK tidak bisa melaksanakannya sendiri, tetapi harus didukung oleh kementerian, lembaga, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh lapisan masyarakat,” jelas narasumber dari KPK dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Kemenag Siap Bersinergi Dukung Pembinaan Keagamaan di LPP Perempuan Jayapura

SPI Pendidikan dilaksanakan oleh KPK untuk memetakan kondisi integritas di lingkungan pendidikan, baik dari sisi perilaku peserta didik, tenaga pendidik, hingga tata kelola lembaga pendidikan. Survei ini telah dilaksanakan sejak tahun 2021 sebagai bagian dari program prioritas nasional dalam kerangka revolusi mental dan pembangunan kebudayaan.

Pada tahun 2024, SPI Pendidikan melibatkan 36.888 satuan pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi di seluruh Indonesia, termasuk sekolah-sekolah Indonesia di luar negeri. Hasilnya, Indeks Integritas Pendidikan Nasional tahun 2024 berada di angka 69,5, yang masuk dalam kategori “Korektif”. Ini berarti internalisasi nilai-nilai integritas sudah dilakukan, namun implementasi dan pengawasannya belum merata.

Secara rinci, jenjang pendidikan dasar dan menengah mencatat skor 71,3 yang berada di atas rata-rata nasional, sedangkan jenjang pendidikan tinggi mencatat skor 60,15, masih dalam kategori korektif.

Baca Juga :  Kemenag Papua Ajak Kepala Madrasah Kontribusi Nyata Lewat Program Rehabilitasi PHTC

Dian Novianthi Direktur Jejaring Pendidikan dalam arahannya menekankan agar seluruh pihak menjadikan hasil SPI sebagai dasar kebijakan dalam meningkatkan integritas sektor pendidikan. Ia juga mendorong kurikulum antikorupsi sebagai program unggulan, serta memperkuat kolaborasi dengan KPK di seluruh daerah.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kanwil Kemenag Papua menyampaikan pentingnya keteladanan dari para guru dan kepala madrasah sebagai langkah nyata meningkatkan nilai SPI di Papua.

“Jika kita ingin meningkatkan nilai SPI Pendidikan di Papua, maka pimpinan, para guru, dan kepala madrasah harus menjadi teladan bagi siswa. Terapkan hidup berintegritas, tolak gratifikasi, pungutan liar, dan korupsi. Hanya dengan itu kita bisa melahirkan generasi yang cerdas, bersih, berilmu, beriman, dan berakhlak,”pungkasnya.**(Rilis)

Berita Terkait

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI
Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung
Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial
Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi
Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya