Mulai 2026, Pembayaran Gaji Pegawai Kemenag Papua Terpusat di Kanwil

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com — Kementerian Agama (Kemenag) akan menerapkan kebijakan integrasi pembayaran gaji dan tunjangan melekat (GTM) secara terpusat mulai Tahun Anggaran 2026. Di Papua, pembayaran yang sebelumnya dikelola oleh Kankemenag Kabupaten/Kota dan Madrasah, nantinya akan beralih ke DIPA Sekretariat Jenderal pada Satuan Kerja (Satker) Kanwil Kemenag Provinsi Papua.

Hal ini terungkap dalam sosialisasi daring yang diikuti Tim Keuangan dan BMN Kanwil Kemenag Papua di Ruang Rapat Amsal Yowei, Kamis (13/11/2025).

Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemenag RI, Ahmad Hidayatullah, menjelaskan bahwa kebijakan ini didasarkan pada KMA No. 1670 Tahun 2025. Tujuannya adalah memperkuat tata kelola fiskal, transparansi, dan meminimalkan risiko pagu minus.

Baca Juga :  Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua

“Integrasi ini bukan sekadar penyesuaian administratif, tetapi reformasi manajemen keuangan negara. Dengan terkonsentrasi pada satu DIPA, publik dapat melihat alokasi anggaran secara proporsional dan akuntabel,” ujar Ahmad.

Implementasi akan dilakukan bertahap sepanjang 2026. Triwulan I difokuskan pada GTM, Triwulan III untuk Tunjangan Kinerja (Tukin), dan Triwulan IV untuk uang makan serta lembur. Namun, Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Dosen (TPD) masih tetap dibayarkan di satker masing-masing hingga 2028.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Papua Serahkan SK Kenaikan Pangkat: Ingatkan Rahasia Jabatan dan Kesiapan Mutasi

Ketua Tim Keuangan dan BMN Kanwil Kemenag Papua, Raldi Gultom, mengingatkan seluruh satker di Papua untuk segera melakukan validasi data rekening pegawai.

“Mulai 1 Januari 2026, pembayaran beralih ke Kanwil. Validasi rekening di sistem SAKTI, Gaji Web, maupun SPAN menjadi elemen krusial agar tidak terjadi kendala teknis saat pencairan gaji nanti,” tegas Raldi.(Rilis)

Berita Terkait

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI
Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung
Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial
Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi
Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya