Kemenag Papua Tutup Bimtek PMPZI, Kakanwil Soroti Mutasi ASN & ZI

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, secara resmi menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) se-Papua Raya.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (10/2/2026) hingga Kamis (12/2/2026) di Aula Hotel Horison Kotaraja, Jayapura ini, merupakan langkah strategis Kemenag Papua menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Bimtek ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 28 kabupaten dan 1 kota di Papua. Peserta juga mencakup perwakilan sekolah keagamaan negeri, seperti MAN Keerom, MAN Jayapura, MTsN Merauke, MTsN Kota Jayapura, MTsN Walesi, SMAK Negeri Keerom, hingga SMTK Negeri Kepulauan Yapen.

Dalam arahannya, Klemens Taran menegaskan bahwa keberhasilan PMPZI sangat bergantung pada komitmen dan konsistensi masing-masing satuan kerja (satker) dalam mengimplementasikan enam area perubahan reformasi birokrasi.

“Kalau kita hanya mengatakan zona integritas itu sulit, maka kita tidak akan pernah mengetahui letak kesulitannya. Karena itu, kita harus mulai. Dengan memulai, kita akan tahu apa yang kurang dan apa yang harus diperbaiki,” tegas Klemens di hadapan para peserta.

Jadikan ZI Budaya Kerja, Bukan Agenda Musiman

Baca Juga :  Kali Acay Penuh Sampah: Jayapura di Tengah Darurat Plastik dan Banjir

Klemens mengapresiasi keseriusan para peserta yang mengikuti materi hingga larut malam. Namun, ia mengingatkan bahwa pembekalan ini harus segera ditindaklanjuti dengan progres nyata di lapangan.

Ia meminta setiap satker menunjukkan perkembangan minimal setiap minggu, serta menyiapkan eviden (bukti fisik) berupa dokumentasi, Surat Keputusan (SK), dan laporan administrasi sejak awal agar tidak terburu-buru saat masa penilaian tiba.

Kakanwil juga menginstruksikan seluruh satker tingkat kabupaten/kota untuk segera membentuk tim PMPZI, meskipun dihadapkan pada keterbatasan jumlah pegawai. “Yang penting struktur terpenuhi dan ada gerakan. Jangan menunggu sempurna baru bekerja,” imbuhnya.

Optimalisasi PPPK dan Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam hal penataan SDM, Klemens secara khusus menyoroti peran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia meminta para pimpinan satker untuk memberikan penugasan yang jelas agar potensi mereka terserap maksimal.

“PPPK adalah tenaga siap pakai. Mereka bukan orang baru di Kemenag,” ujarnya.

Ia juga mendorong perluasan jangkauan layanan melalui kolaborasi lintas sektor. Penyuluh agama dan tenaga kependidikan diharapkan dapat menjalin kerja sama aktif dengan lembaga di luar Kemenag, seperti rumah sakit, lembaga pemasyarakatan, TVRI, RRI, hingga aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Kartu Sakti Paslon MARI-YO, Mudahkan Masyarakat untuk 5 Tahun

Kebut Serapan Anggaran dan Persiapan SDM DOB

Terkait tata kelola keuangan, Klemens mengingatkan seluruh satker untuk segera memproses anggaran yang tidak berstatus blokir atau pembatasan. Pelaksanaan kegiatan tidak boleh ditunda hanya karena alasan administratif yang tidak mendasar.

Perhatian khusus juga diberikan kepada kabupaten induk seperti Merauke, Nabire, Jayawijaya, Mimika, dan Kepulauan Yapen. Kabupaten-kabupaten ini dituntut menjadi motor penggerak pembangunan ZI, sekaligus mempersiapkan kelembagaan yang kuat guna mendukung pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Klemens turut menyinggung proses penataan struktur organisasi di wilayah Provinsi Papua Tengah yang kini memasuki tahap penyesuaian. Konsekuensi dari pembentukan struktur baru ini adalah adanya mutasi atau pemindahan tugas ASN.

“Pemindahan tugas adalah bagian dari pemerataan pengalaman dan penguatan kelembagaan. Tidak boleh ada ‘zona nyaman’ yang membuat ASN berhenti berkembang,” tegasnya.

Jaga Marwah Institusi

Menutup sambutannya, Kakanwil Kemenag Papua berpesan agar seluruh ASN senantiasa menjaga integritas, baik di dalam lingkungan kerja maupun saat membaur di tengah masyarakat.

“Kemenag dibawa melalui tangan, ucapan, dan perilaku kita. Jika ada yang mencoreng nama institusi, maka kita semua ikut terdampak. Jaga integritas dan profesionalisme,” pungkas Klemens.(Rilis)

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda, Skouw Sae Gaungkan Persatuan dan Pelestarian Adat
Peringati Sumpah Pemuda, Tokoh Adat Yoka Dorong Generasi Muda Rawat Budaya dan Kebersamaan
Yonif TP 810/BEM Dorong Kemandirian Pangan Lewat Pelatihan Teritorial di Jayapura
Peringati Sumpah Pemuda, Kepala Suku Armati Ajak Generasi Muda Jaga NKRI
Ondoafi Sawar Tekankan Peran Pemuda dalam Menjaga Persatuan dan Membangun Papua
Pemuda Waena Berkomitmen Dukung Pembangunan dan Kedamaian Papua
Bakti Sosial di Waena, Tokoh Adat Modouw Perkuat Semangat Kebersamaan
Tolak Kekerasan dan Provokasi, Pemuda Enggros Deklarasikan Papua Damai

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, Skouw Sae Gaungkan Persatuan dan Pelestarian Adat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, Tokoh Adat Yoka Dorong Generasi Muda Rawat Budaya dan Kebersamaan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Yonif TP 810/BEM Dorong Kemandirian Pangan Lewat Pelatihan Teritorial di Jayapura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, Kepala Suku Armati Ajak Generasi Muda Jaga NKRI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Pemuda Waena Berkomitmen Dukung Pembangunan dan Kedamaian Papua

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemuda Yoka Nyatakan Sikap Tolak Kekerasan, Serukan Papua Tetap Damai

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:51 WIB

Jangan Copy Ya