Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua terus memperkuat budaya kerja profesional di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) melalui penegakan disiplin, peningkatan integritas, serta penguatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Urusan Agama Kristen Kanwil Kemenag Papua, Tony Deny Sahertian, saat memimpin apel pagi di halaman kantor setempat, Jayapura, Senin, (11/5).
Dalam arahannya, Tony menegaskan bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan publik melalui kinerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan.
Menurutnya, loyalitas ASN tidak diukur dari kedekatan dengan pimpinan, melainkan dari komitmen menjalankan tugas dan tanggung jawab secara konsisten sesuai aturan yang berlaku.
“Ketika pimpinan sedang melaksanakan tugas di luar daerah, seluruh pegawai harus tetap bekerja seperti biasa. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti dan target kerja harus tetap berjalan,” katanya.
Ia mengatakan disiplin menjadi salah satu faktor utama dalam membangun birokrasi yang efektif dan dipercaya masyarakat. Karena itu, setiap pegawai diminta mematuhi jam kerja, menyelesaikan tugas tepat waktu, serta menjaga etika dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.
Tony menilai ASN Kanwil Kemenag Papua memiliki tanggung jawab yang lebih besar karena menjadi representasi Kementerian Agama di tingkat provinsi sekaligus menjadi rujukan bagi kantor-kantor Kemenag di kabupaten dan kota.
Oleh sebab itu, perilaku dan kinerja pegawai harus mampu mencerminkan nilai-nilai profesionalisme, akuntabilitas, dan keteladanan.
Selain menyoroti disiplin kerja, Tony juga mengingatkan pentingnya peran ASN Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Papua yang dikenal memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama.
Menurut dia, ASN Kemenag harus menjadi perekat persatuan dengan menghadirkan sikap yang menyejukkan, mengedepankan dialog, serta memperkuat semangat toleransi di tengah masyarakat.
“Sebagai ASN Kementerian Agama, kita harus menjadi contoh dalam menjaga kerukunan dan moderasi beragama. Kehadiran kita harus membawa kedamaian dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tony juga mengingatkan pegawai untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia meminta ASN menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi maupun unggahan yang berpotensi menimbulkan polemik dan merugikan institusi.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara positif untuk mendukung tugas pelayanan dan memperkuat citra Kementerian Agama sebagai institusi yang profesional dan terpercaya.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk membangun komunikasi yang sehat dan memperkuat kerja sama antarbidang maupun antarunit kerja.
“Setiap persoalan yang muncul di lingkungan kerja harus diselesaikan melalui koordinasi dan komunikasi yang baik. Dengan kekompakan dan semangat kebersamaan, kita bisa menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif,” katanya.
Selain itu, Tony mengingatkan seluruh ASN untuk memperhatikan kelengkapan administrasi kepegawaian, termasuk melakukan pembaruan data melalui aplikasi SIMPEG 5 serta memastikan data penghasilan pada sistem penggajian berbasis web telah terinput dengan benar.
Ia berharap seluruh ASN Kanwil Kemenag Papua terus meningkatkan kualitas kinerja dan menjaga integritas sehingga mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Apel pagi tersebut diikuti pejabat administrator, pejabat fungsional, ASN, PPPK, serta pegawai lainnya di lingkungan Kanwil Kemenag Papua sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan.(Rilis)









