100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Papuaterdepan.com- Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dipenuhi puluhan ribu warga yang mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu malam.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 ribu peserta itu menjadi ajang kebersamaan lintas agama untuk memanjatkan doa bagi bangsa sekaligus memperkuat semangat persatuan menjelang peringatan kemerdekaan.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan khotmil Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan doa kebangsaan yang dipimpin para tokoh agama dari Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan doa dan zikir kebangsaan merupakan tradisi spiritual yang mencerminkan rasa syukur bangsa Indonesia atas nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa.

Baca Juga :  Warga Selayar Kembali Dukung Mari-Yo pada PSU Pilgub Papua

Menurut dia, keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya ditopang oleh kerja keras dan kemajuan teknologi, tetapi juga oleh nilai-nilai moral, kerukunan, serta kekuatan doa seluruh masyarakat Indonesia.

“Bangsa ini dibangun dengan semangat kebersamaan. Karena itu, doa yang dipanjatkan bersama-sama menjadi energi positif untuk menjaga Indonesia tetap damai, kuat, dan bersatu,” ujarnya.

Suasana khidmat semakin terasa ketika ribuan peserta mengikuti Selawat Kebangsaan yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Lantunan selawat menggema di kawasan Monas dan diikuti jamaah yang memadati area acara.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke-81, Kepala Suku Mannem Serukan Persatuan dan Kedamaian di Tanah Papua

Selain masyarakat umum, kegiatan tersebut juga dihadiri para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen bangsa.

Pemerintah menjadikan Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai salah satu agenda pembuka Bulan Kemerdekaan yang bertujuan memperkuat persatuan nasional sekaligus mengajak masyarakat merenungkan makna kemerdekaan sebagai anugerah yang harus dijaga bersama.

Melalui doa bersama lintas agama itu, seluruh peserta memohon agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, kesejahteraan, dan kekuatan dalam mewujudkan cita-cita pembangunan menuju bangsa yang maju dan berkeadilan.(Rilis)

Berita Terkait

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan
BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman
Tertib KTP di Jayapura, Wali Kota Tegaskan Pelayanan Gratis dan Tanpa Tekanan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Dampingi Anak Kampung Sosiri Belajar, Persit Berbagi Perlengkapan Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Rabu, 4 November 2026 - 13:17 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri

Rabu, 4 November 2026 - 08:54 WIB

Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya