Keerom,Papuaterdepan.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat persatuan dan kebersamaan terus digaungkan di berbagai wilayah Papua. Di Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Kepala Suku Mannem Malensius Musui mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian, memperkuat persaudaraan, dan menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan kebersamaan yang digelar bersama masyarakat adat Mannem, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga setempat, Sabtu (15/8/2026). Mengusung tema “Kampung Meriah, Adat Kuat, Indonesia Bersatu”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Sekitar 40 warga mengikuti kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut. Dalam kesempatan itu, Malensius menegaskan bahwa momentum kemerdekaan harus dimaknai sebagai sarana memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan antarwarga tanpa membedakan latar belakang suku maupun kelompok.
Ia secara khusus mengajak masyarakat adat Mannem dan warga asal Pegunungan Bintang yang bermukim di Keerom untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan yang telah terbangun selama ini.
“Persaudaraan dan toleransi harus terus dijaga. Jangan sampai kita terpecah oleh informasi yang belum tentu benar. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian demi masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Keerom,” ujarnya.
Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif merupakan fondasi utama bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menjaga ketertiban dan memperkuat semangat persatuan.
Usai penyampaian pesan kebangsaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat. Turnamen bola voli antar pemuda menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian warga, sementara anak-anak mengikuti sejumlah lomba ketangkasan dengan penuh semangat dan keceriaan.
Tidak hanya menjadi ajang hiburan, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antarwarga serta memperkuat nilai gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Papua.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Malensius Musui turut menyerahkan bantuan sembako kepada 40 warga yang hadir. Bantuan tersebut disambut antusias dan menjadi simbol kebersamaan dalam menyambut peringatan kemerdekaan bangsa.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan deklarasi bersama yang berisi komitmen mendukung peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, menjaga persatuan dan keamanan, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Tanah Papua.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan. Melalui momentum tersebut, masyarakat Kampung Asyaman menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga sarana memperkuat persatuan, membangun optimisme, dan menjaga kedamaian demi kemajuan Papua.(Redaksi)









