JAYAPURA,Papuaterdepan.com– Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Komitmen tersebut kembali ditunjukkan prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 810/Beyea Emare Mamare (BEM) dengan menggelar kegiatan sosialisasi dan komunikasi sosial bersama masyarakat Kampung Doyo Lama, Kabupaten Jayapura, Selasa (6/10).
Kegiatan yang diprakarsai personel Kompi Medis Yonif TP 810/BEM itu menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat sekaligus memberikan edukasi yang bermanfaat bagi warga. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kekeluargaan, para prajurit berbaur langsung dengan masyarakat guna membangun komunikasi yang lebih dekat dan harmonis.
Dalam suasana yang akrab, warga diajak berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan sosial kemasyarakatan, pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, serta membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kampung.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga menyambut baik kehadiran para prajurit yang tidak hanya datang sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap berbagi pengetahuan, mendengar aspirasi, dan membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi warga sehari-hari.
Komandan Yonif TP 810/BEM, Letkol Inf Iskandar, S.E., M.Tr.Mil., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial yang secara konsisten dilaksanakan satuannya guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurutnya, kedekatan antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Papua.
“Prajurit Yonif TP 810/BEM harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, peduli terhadap lingkungan sekitar, dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Melalui kegiatan sosialisasi ini kami ingin membangun komunikasi yang lebih erat, memperkuat hubungan kekeluargaan, serta menumbuhkan rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Iskandar.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas TNI tidak dapat dipisahkan dari dukungan masyarakat. Karena itu, berbagai kegiatan yang bersifat edukatif, sosial, dan kemasyarakatan akan terus dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat.
“Kami percaya bahwa rakyat adalah kekuatan utama bangsa. Oleh sebab itu, kehadiran prajurit di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, menghadirkan solusi, serta menjadi motivasi bagi warga untuk bersama-sama membangun lingkungan yang lebih baik,” katanya.
Selain memperkuat komunikasi sosial, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk menyerap berbagai masukan dari masyarakat terkait kondisi dan kebutuhan di wilayah Kampung Doyo Lama. Melalui dialog yang terjalin, prajurit dapat memahami situasi di lapangan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Yonif TP 810/BEM terus berkomitmen untuk menjadi bagian dari masyarakat Papua melalui berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi warga. Dengan semangat pengabdian, para prajurit tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang aman, sehat, dan sejahtera.
Melalui kegiatan tersebut, kemanunggalan TNI dan rakyat diharapkan semakin kokoh, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung dalam menjaga persatuan, keamanan, serta pembangunan di Tanah Papua.(Rilis)









