Ketua Dewan Adat Sarmi: Pemuda Harus Berkarya, Jaga Adat, dan Rawat Persatuan

- Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SARMI,Papuaterdepan.com – Generasi muda adat memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan Papua. Karena itu, pemuda di Kabupaten Sarmi didorong untuk mengambil bagian dalam pembangunan, menjaga persatuan, serta mempertahankan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat adat.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Dewan Adat Sarmi, Bernard Cawem, dalam Dialog Adat Pemuda Damai Papua untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda di Kampung Mararena, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Jumat (23/10/2026).

Melalui kegiatan bertema “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan dan Membangun Kampung Damai”, Bernard mengajak generasi muda menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai dorongan untuk berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Ia menilai pemuda adat memiliki potensi besar untuk mendukung program pembangunan nasional, terutama melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan keterampilan, dan keterlibatan dalam berbagai kegiatan produktif.

Bernard menegaskan, pembangunan membutuhkan partisipasi generasi muda agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

“Saya selaku Ketua Dewan Adat Sarmi mengimbau kepada seluruh pemuda-pemudi, khususnya pemuda adat di Kabupaten Sarmi, agar dapat menjadi motor penggerak dalam mendukung dan menyukseskan berbagai program pembangunan nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya.

Baca Juga :  Kabid Bimas Islam Papua: Kemerdekaan Harus Dijaga dengan Syukur, Persatuan dan Doa

Persatuan Menjadi Kekuatan Pemuda

Selain mendorong partisipasi dalam pembangunan, Bernard mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua.

Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan latar belakang sosial harus disikapi dengan saling menghormati. Pemuda adat diharapkan mampu menjadi teladan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan jauh dari tindakan yang dapat memicu perpecahan.

“Perbedaan suku, agama, dan latar belakang bukanlah penghalang untuk bersatu dalam membangun daerah. Pemuda adat harus mampu menjadi contoh positif di tengah masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghindari tindakan yang dapat memecah belah persatuan dan menghambat proses pembangunan,” katanya.

Ia juga mengajak generasi muda memperkuat kapasitas diri melalui pendidikan, kreativitas, dan penguasaan keterampilan. Dengan bekal tersebut, pemuda diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus menciptakan peluang yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Bernard menegaskan bahwa keterlibatan pemuda tidak boleh terbatas pada kegiatan seremonial. Mereka perlu hadir dengan gagasan dan tindakan yang mendukung kemajuan kampung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya juga mengajak seluruh pemuda-pemudi Papua, khususnya di Kabupaten Sarmi, agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi turut mengambil bagian,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi

Adat Tetap Menjadi Pegangan

Di tengah perkembangan zaman, Bernard mengingatkan bahwa kemajuan tidak boleh membuat generasi muda kehilangan jati diri. Adat dan budaya harus tetap dijaga sebagai warisan leluhur sekaligus pedoman dalam membangun hubungan sosial yang kuat.

Menurutnya, nilai-nilai kearifan lokal dapat menjadi landasan untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian, dan menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

“Sebagai generasi muda yang memiliki ikatan kuat dengan adat dan tanah leluhur, kita harus mampu menjaga nilai-nilai kearifan lokal sekaligus membuka diri terhadap kemajuan zaman. Adat harus menjadi landasan untuk memperkuat persatuan, membangun kedamaian, dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Bernard berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi pemuda adat di Kabupaten Sarmi untuk memperkuat komitmen kebangsaan, melestarikan budaya, dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan.

Ia mengajak seluruh generasi muda menjadikan persatuan sebagai kekuatan untuk menciptakan masa depan Papua yang lebih baik.

“Mari kita jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai kekuatan untuk bersatu, berkarya, menjaga adat, dan membangun Papua demi masa depan generasi penerus yang lebih baik,” pungkasnya.(Redaksi)

Berita Terkait

Ondoafi Kasukuwe Ajak Generasi Muda Sarmi Perkuat Nasionalisme dan Jaga Persatuan
Peringati Sumpah Pemuda, Skouw Sae Gaungkan Persatuan dan Pelestarian Adat
Peringati Sumpah Pemuda, Tokoh Adat Yoka Dorong Generasi Muda Rawat Budaya dan Kebersamaan
Yonif TP 810/BEM Dorong Kemandirian Pangan Lewat Pelatihan Teritorial di Jayapura
Peringati Sumpah Pemuda, Kepala Suku Armati Ajak Generasi Muda Jaga NKRI
Ondoafi Sawar Tekankan Peran Pemuda dalam Menjaga Persatuan dan Membangun Papua
Pemuda Waena Berkomitmen Dukung Pembangunan dan Kedamaian Papua
Bakti Sosial di Waena, Tokoh Adat Modouw Perkuat Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Ondoafi Kasukuwe Ajak Generasi Muda Sarmi Perkuat Nasionalisme dan Jaga Persatuan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Ketua Dewan Adat Sarmi: Pemuda Harus Berkarya, Jaga Adat, dan Rawat Persatuan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, Skouw Sae Gaungkan Persatuan dan Pelestarian Adat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, Tokoh Adat Yoka Dorong Generasi Muda Rawat Budaya dan Kebersamaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, Kepala Suku Armati Ajak Generasi Muda Jaga NKRI

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemuda Yoka Nyatakan Sikap Tolak Kekerasan, Serukan Papua Tetap Damai

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:51 WIB

Jangan Copy Ya