Hari Santri 2026, Pesantren di Papua Diharapkan Jadi Motor Pengembangan SDM dan Toleransi

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com — Santri di Papua diharapkan mampu menjadi generasi yang kompetitif, menguasai teknologi, serta berperan aktif menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Penguatan kualitas pendidikan pesantren dinilai menjadi salah satu kunci menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Harapan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar di Pesantren Modern Darussalam, Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (22/10/2026).

Kepala Bidang Pendidikan Agama Kristen Kanwil Kementerian Agama Papua, Yokbed Griapon, mengatakan pesantren tidak hanya berfungsi sebagai tempat mendalami ilmu agama, tetapi juga berperan membentuk generasi yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan, dan daya saing.

Menurut Yokbed, kemajuan teknologi harus menjadi peluang bagi santri untuk meningkatkan kapasitas diri. Namun, perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan penguatan akhlak, identitas keagamaan, serta nilai-nilai tradisi pesantren.

“Santri di Papua kita dorong untuk terus menguasai ilmu pengetahuan modern dan teknologi, namun tetap menjaga dan teguh pada identitas keagamaan serta tradisi luhurnya,” kata Yokbed.

Baca Juga :  Ini Penjelasan Kemenag,Terkait Azan Magrib pada 5 September 2024

Ia juga menempatkan santri sebagai salah satu elemen penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Papua. Di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya, santri diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun sikap toleran dan memperkuat persatuan.

Yokbed menegaskan, kehidupan beragama yang harmonis perlu ditopang pemahaman agama yang moderat dan terbuka.

“Santri Papua harus menjadi generasi unggul yang berilmu, berakhlak mulia, toleran, serta senantiasa menjadi perekat persatuan bangsa di Tanah Papua,” ujarnya.

Peringatan Hari Santri tersebut dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Jayapura, Abdul Majid, yang mewakili Wali Kota Jayapura. Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura Ani Matdoan, jajaran Kemenag, pimpinan pesantren, ustaz, santri, dan tokoh masyarakat.

Dalam amanat Menteri Agama RI yang dibacakan Abdul Majid, santri disebut memiliki tanggung jawab besar untuk ikut menentukan masa depan Indonesia.

Hari Santri 2026 mengangkat tema **“Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.”** Tema tersebut menekankan bahwa perjuangan santri masa kini harus dilanjutkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan pembentukan akhlak mulia.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag Papua: Pancasila jadi fondasi perdamaian dunia

Amanat Menteri Agama juga menyoroti pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kelembagaan dan peran pesantren.

Pesantren diharapkan mengoptimalkan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, pesantren tidak hanya menghasilkan lulusan yang kuat dalam ilmu agama, tetapi juga mampu berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan.

Menteri Agama turut mengingatkan santri agar berani mengembangkan potensi dan tidak membatasi cita-cita. Santri dapat menjadi ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa, tanpa harus meninggalkan tradisi pesantren.

Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Jayapura menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pendidikan pesantren sekaligus mendorong santri Papua tampil sebagai generasi berilmu, berkarakter, dan mampu merawat persatuan di Tanah Papua.(Rilis)

Berita Terkait

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro
Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama
PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar
Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:32 WIB

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro

Kamis, 5 November 2026 - 16:03 WIB

Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama

Kamis, 5 November 2026 - 10:51 WIB

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya