Ibadah Oikumene Kemenag Papua: ASN Diajak Jadi Saksi Kristus yang Dipenuhi Buah Roh

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com — Mengawali pekan kerja dengan berserah diri, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua kembali menggelar Ibadah Oikumene rutin. Ibadah yang bertempat di Rumah Doa Imanuel Kanwil Kemenag Papua ini dipimpin oleh Sri Herlina Bangun dari Bidang Urusan Agama Kristen pada Senin (18/05/2026).

Ibadah berlangsung khidmat dengan diisi puji-pujian bersama, persembahan lagu dari Bidang Urusan Agama Kristen serta Sekretariat Jenderal, dan ditutup dengan doa bersama untuk para korban konflik di wilayah pegunungan Papua.

Sentuhan Humor di Awal Renungan: “Lapar” akan Roh Kudus
Mengawali khotbahnya, Sri Herlina Bangun mencairkan suasana dengan melemparkan pertanyaan jenaka yang disambut tawa hangat para pegawai yang hadir.

“Syalom, selamat pagi menjelang siang. Apakah Bapak Ibu ada yang sudah merasakan lapar? Saya sendiri sudah mulai lapar,” candanya hangat.

Kelakar tersebut rupanya menjadi jembatan bagi Sri untuk masuk ke inti renungan. Ia menjelaskan bahwa pasca-peringatan Kenaikan Yesus Kristus dan menjelang hari Pencurahan Roh Kudus (Pentakosta) pada 24 Mei mendatang, tubuh dan jiwa setiap umat Kristiani sudah sepatutnya merasa “lapar dan haus” akan kehadiran Roh Kudus.

Baca Juga :  Kemenag Papua Ajak Pengelola Sarpras Evaluasi Kinerja Untuk Tingkatkan Kapasitas

Menjadi Saksi Kristus di Lingkungan Kerja dan Gereja
Melalui pembacaan firman Tuhan yang diambil dari Kisah Para Rasul 1:8, Sri mengajak seluruh ASN untuk merefleksikan makna kata “saksi” dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sebagai pelayan masyarakat.

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Sri menekankan bahwa seorang saksi adalah mereka yang mengetahui dan mengalami sendiri suatu peristiwa iman bersama Tuhan. Pengalaman hidup itulah yang harus terpancar saat menjalankan tugas sehari-hari.

Baca Juga :  Wabup Jayapura dan Kakanwil Kemenag Papua Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kelenteng Dharma Agung Sakti

“Bapak Ibu, kita ini kan sudah mempunyai pengalaman iman dengan Tuhan. Mari kita jadi saksi Kristus dengan tuntunan Roh Kudus atas apa saja yang kita perbuat, baik dalam pekerjaan di kantor maupun dalam persekutuan di Gereja,” pesan Sri secara mendalam.

Implementasi Nyata Lewat 9 Buah Roh
Lebih lanjut, Sri mengingatkan bahwa memaknai kehadiran Roh Kudus bukan sekadar rutinitas perayaan tahunan semata. Kehadiran Roh Kudus harus termanifestasi nyata melalui karakteristik hidup yang tertulis dalam Galatia 5:22-23 mengenai sembilan Buah Roh, yaitu:

Kasih, sukacita, dan damai sejahtera.

Kesabaran, kemurahan, dan kebaikan.

Kesetiaan, kelemahlembutan, serta penguasaan diri.

“Hidup kita harus dipenuhi dengan hal-hal baik tersebut, dan untuk bisa mempraktikkannya, kita butuh Roh Kudus, Bapak Ibu. Mari arahkan hati dan pikiran kita untuk menerima Roh Kudus dan menjadi saksi Kristus,” pungkas Sri mengakhiri perenungannya.(Rilis)

Berita Terkait

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik
Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif
Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan
MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda
BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas
LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel
MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIB

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:32 WIB

Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:16 WIB

Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:02 WIB

Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:54 WIB

MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya