Kanwil Kemenag Papua Soroti Mutu Pembangunan Madrasah Penerima PHTC di Merauke

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERAUKE, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menyoroti kualitas sejumlah pekerjaan fisik pada madrasah penerima Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Kabupaten Merauke. Temuan tersebut muncul saat tim melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan berjalan sesuai standar dan kebutuhan madrasah.

Tim yang dipimpin Ketua Tim Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kanwil Kemenag Papua, Tri Susi Hemawati, bersama Ketua Tim Perencanaan Dwiharjanto, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi penerima bantuan didampingi Kepala Kankemenag Kabupaten Merauke, Herman Wona.

Dalam kunjungan tersebut, tim meninjau enam madrasah penerima manfaat PHTC yang tersebar di beberapa distrik di Kabupaten Merauke. Program tersebut difokuskan untuk mempercepat perbaikan dan pembangunan ruang belajar serta fasilitas pendidikan yang belum memenuhi standar kelayakan.

Tri Susi Hemawati mengatakan hasil pemantauan menunjukkan bantuan yang diberikan telah sesuai dengan data kebutuhan yang diusulkan melalui sistem EMIS Madrasah. Namun, dari sisi pelaksanaan fisik masih ditemukan beberapa pekerjaan yang perlu mendapat perhatian serius.

Baca Juga :  Semangat Merah Putih di Perbatasan, Warga Skouw Sae Padukan Aksi Sosial dan Keceriaan Anak Sambut HUT RI ke-81

“Secara administrasi bantuan sudah sesuai dengan kebutuhan yang diajukan madrasah. Akan tetapi, kami menemukan beberapa bagian bangunan yang kualitasnya perlu dievaluasi agar manfaat program ini benar-benar optimal bagi siswa dan guru,” ujarnya.

Salah satu catatan yang ditemukan tim adalah adanya keretakan dan kerontokan pada beberapa bagian tembok bangunan. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti agar tidak berdampak terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar.

Menurut Tri Susi, pembangunan infrastruktur pendidikan tidak hanya harus selesai secara fisik, tetapi juga harus memenuhi aspek kualitas, daya tahan, dan keberlanjutan pemanfaatannya dalam jangka panjang.

Karena itu, Kanwil Kemenag Papua mendorong agar peran Kementerian Agama dalam pengelolaan program pembangunan madrasah dapat diperkuat, termasuk dalam tahap perencanaan, pengawasan, hingga evaluasi hasil pekerjaan.

Baca Juga :  Klemens Taran: Kerukunan Umat Beragama Jadi Kunci Pembangunan Papua

Sementara itu, Ketua Tim Perencanaan Kanwil Kemenag Papua, Dwiharjanto, menjelaskan bahwa secara umum pekerjaan rehabilitasi satuan pendidikan agama dan keagamaan yang dibiayai melalui PHTC Tahun Anggaran 2025 telah rampung dilaksanakan.

Meski demikian, pihaknya menilai masih diperlukan pemeriksaan lanjutan terhadap beberapa pekerjaan yang belum memenuhi harapan.

“Temuan di lapangan harus menjadi bahan evaluasi bersama. Perlu dilihat apakah persoalan yang muncul berkaitan dengan kualitas material, metode pelaksanaan pekerjaan, atau faktor lain yang memengaruhi hasil pembangunan,” katanya.

Ia menegaskan setiap program yang menggunakan anggaran negara harus mampu memberikan hasil yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama karena menyangkut fasilitas pendidikan bagi generasi muda.

Melalui kegiatan monitoring ini, Kanwil Kemenag Papua berharap seluruh pekerjaan yang masih memiliki kekurangan dapat segera diperbaiki sehingga tujuan utama PHTC untuk menghadirkan sarana pendidikan yang layak, aman, dan nyaman bagi warga madrasah dapat tercapai secara maksimal.(Rilis)

Berita Terkait

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon
Yonif TP 810/BEM Latih Kedisiplinan Pelajar Melalui Program Army Go To School
Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga
Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru
Kejati Papua Luncurkan Adhyaksa Peduli Nelayan, Kawal Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih
Rekor Pengadaan Beras Nasional Tembus 4,1 Juta Ton, Bulog Papua Terkendala Kemarau
Pemkot Jayapura Data Warga Koya Tengah dari Rumah ke Rumah, Pastikan Program Tepat Sasaran
Pemuda Papua di Angkasa Mulai Garap Tomat dan Rica untuk Kemandirian Ekonomi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Yonif TP 810/BEM Latih Kedisiplinan Pelajar Melalui Program Army Go To School

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Rekor Pengadaan Beras Nasional Tembus 4,1 Juta Ton, Bulog Papua Terkendala Kemarau

Berita Terbaru

Kesehatan

Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:50 WIB

Jangan Copy Ya