Jayapura,Papuaterdepan.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura melakukan pembenahan pengelolaan keuangan setelah mengevaluasi pelaksanaan anggaran pada Semester I Tahun 2026.
Evaluasi dipimpin Kepala Kemenag Kota Jayapura, Ani Matdoan, bersama Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) **Ebert Sanyi** dan jajaran staf keuangan di Ruang Rapat Kepala Kantor, Jumat (10/7/2026).
Pembahasan difokuskan pada kelancaran administrasi anggaran, penyelesaian pembayaran hak pegawai serta langkah perbaikan untuk mendukung pelaksanaan program pada paruh kedua 2026.
Salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut adalah percepatan pembayaran sejumlah hak pegawai dan tenaga pendidik, termasuk **Tunjangan Kinerja (Tukin), Uang Lauk Pauk (ULP), dan Tunjangan Profesi Guru (TPG)**.
Ani meminta proses pembayaran dilakukan secara cermat namun tidak berlarut-larut. Menurutnya, kelancaran pembayaran hak pegawai menjadi bagian dari tanggung jawab satuan kerja dalam menjaga kualitas tata kelola administrasi.
“Yang menjadi hak pegawai harus kita proses dengan baik dan tepat waktu. Kalau ada kendala administrasi, segera diidentifikasi dan diselesaikan,” kata Ani.
### Beban Administrasi Akan Diurai
Rapat juga membahas persoalan beban kerja pada bagian keuangan. Tingginya volume pekerjaan administrasi membuat pembagian tugas perlu ditata kembali agar pekerjaan tidak terpusat pada personel tertentu.
Sebagai langkah penyelesaian, Kemenag Kota Jayapura akan menambah tenaga operator untuk membantu pekerjaan administrasi keuangan.
Tambahan tenaga tersebut diharapkan dapat mempercepat pengolahan dokumen, memperlancar proses pembayaran dan mengurangi potensi penumpukan pekerjaan.
Ani menilai penguatan sumber daya manusia di bagian keuangan penting untuk menjaga ketepatan sekaligus kecepatan pelayanan administrasi.
Semester II Jadi Momentum Pembenahan
Evaluasi Semester I juga menjadi kesempatan bagi Kemenag Kota Jayapura untuk memetakan berbagai pekerjaan yang masih harus diselesaikan hingga akhir tahun.
Jajaran keuangan diminta meningkatkan koordinasi dan memastikan setiap tahapan administrasi berjalan sesuai prosedur.
Pengelolaan anggaran juga harus tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas agar setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan.
Ani berharap pembenahan yang dilakukan sejak Semester II mampu membuat pengelolaan keuangan lebih efektif dan responsif.
Dengan evaluasi secara berkala, Kemenag Kota Jayapura menargetkan pelaksanaan anggaran hingga akhir 2026 dapat berjalan lebih tertib sekaligus mendukung kelancaran pelayanan kepada pegawai, guru dan masyarakat.(Rilis)









