Puluhan Siswa Keerom Bersaing di OMI 2026, Kanwil Kemenag Papua Tinjau Pelaksanaan Seleksi

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom,Papuaterdepan.com – Sebanyak 33 siswa dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Keerom mengikuti seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Provinsi Papua. Pelaksanaan ujian yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom pada Senin (5/10/2026) turut mendapat perhatian langsung dari jajaran Kanwil Kemenag Papua.

Kunjungan pemantauan dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Papua, Gatut Aryoko, yang hadir mewakili Kepala Kanwil Kemenag Papua. Turut mendampingi Kepala Bidang Pendidikan Islam M. Muzakir Asso, Ketua Tim Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah Fatmawati Abbas, serta sejumlah pejabat terkait.

Kehadiran tim Kanwil bertujuan memastikan pelaksanaan kompetisi berlangsung sesuai ketentuan sekaligus melihat kesiapan peserta dalam menghadapi seleksi tingkat provinsi.

Gatut menilai OMI merupakan kesempatan bagi siswa madrasah untuk mengasah kemampuan, menunjukkan prestasi, dan memperoleh pengalaman berkompetisi dengan peserta dari berbagai daerah.

Ia berharap semangat para peserta dapat menjadi dorongan bagi kemajuan pendidikan madrasah di Papua Raya, sekaligus membuka peluang bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat nasional.

Seleksi tingkat provinsi berlangsung selama dua hari. Peserta jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) mengikuti ujian pada 5 Oktober, sedangkan peserta Madrasah Aliyah (MA) dijadwalkan mengikuti seleksi pada 6 Oktober 2026.

Siswa yang meraih hasil terbaik akan berpeluang mewakili Provinsi Papua dalam OMI tingkat nasional yang direncanakan berlangsung pada 23–27 November 2026.

Baca Juga :  BMP dan Masyarakat Adat Nafri Galang Persatuan Lewat Sosialisasi Kebangsaan

307 peserta melaju ke tingkat provinsi

Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Papua, M. Muzakir Asso, menyampaikan bahwa seleksi tingkat provinsi diikuti 307 peserta. Mereka merupakan siswa yang berhasil melewati tahapan seleksi kabupaten dan kota dengan jumlah peserta awal sekitar 952 orang.

Pelaksanaan ujian dilakukan secara daring. Para peserta dapat mengetahui hasil tes setelah menyelesaikan ujian sesuai mekanisme yang ditetapkan.

OMI 2026 mempertandingkan 11 mata pelajaran sesuai jenjang pendidikan. Pada tingkat MI/SD, bidang yang dilombakan adalah Matematika dan IPAS. Untuk jenjang MTs/SMP meliputi Matematika, IPS, dan IPA, sedangkan jenjang MA/SMA mencakup Geografi, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, dan Matematika.

Muzakir mengingatkan bahwa kompetisi merupakan bagian dari proses pembelajaran. Peserta yang belum berhasil melaju ke tahap berikutnya diharapkan tetap termotivasi untuk meningkatkan kemampuan.

“Kalau ada yang belum lolos, itu bukan berarti selesai. Jadikan hasil ini sebagai motivasi untuk belajar lebih giat dan mencoba kembali pada kesempatan berikutnya,” tuturnya.

Sempat terkendala server, ujian kembali berjalan

Pelaksanaan OMI di titik lokasi Kabupaten Keerom sempat mengalami gangguan teknis pada server. Namun, setelah kendala tersebut berhasil diatasi, kegiatan dapat kembali dilanjutkan.

Baca Juga :  Kejar Predikat Bebas Korupsi, Kanwil Kemenag Papua Evaluasi Kinerja Tim PMPZI

Kepala Seksi Pendidikan dan Bimbingan Masyarakat Islam Kankemenag Kabupaten Keerom, Edi Abdul Kholiq, menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi secara umum berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah pelaksanaan OMI tingkat provinsi di Kabupaten Keerom berjalan dengan lancar. Tadi memang ada sedikit kendala terkait server, tetapi sudah dapat diatasi dan kegiatan kembali berlangsung,” jelasnya.

Edi merinci, 33 peserta yang mengikuti seleksi di Keerom terdiri atas enam siswa jenjang MI, sembilan siswa MTs, dan 18 siswa MA. Dari kelompok MA, sebanyak 12 peserta berasal dari madrasah dan enam lainnya merupakan siswa sekolah umum atau SMA.

Ia berharap para peserta dari Keerom dapat meraih hasil terbaik sehingga memiliki kesempatan mewakili Papua pada kompetisi tingkat nasional yang direncanakan berlangsung di Medan.

“Kami sangat berharap peserta dari Keerom bisa mewakili Papua di tingkat nasional pada 11 mata pelajaran yang akan dilaksanakan di Medan nanti,” harapnya.

Melalui pelaksanaan OMI, Kemenag mendorong peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Pemantauan oleh jajaran Kanwil Kemenag Papua juga menjadi bagian dari upaya mendukung penyelenggaraan seleksi serta pengembangan prestasi siswa madrasah di daerah.(Rilis)

Berita Terkait

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro
Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama
PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar
Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:32 WIB

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro

Kamis, 5 November 2026 - 16:03 WIB

Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama

Kamis, 5 November 2026 - 10:51 WIB

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya