Kepi, Papuaterdepan.com — Sejumlah tokoh agama di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, menyampaikan aspirasi mengenai pelayanan keagamaan dan kebutuhan masyarakat dalam dialog bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Selatan. Masukan tersebut akan menjadi bahan koordinasi MRP dengan pimpinan daerah, termasuk dalam pembahasan pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus).
Dialog berlangsung di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Sion Kepi, Rabu (01/10/2026), dalam rangkaian kegiatan monitoring penggunaan Dana Otsus yang dilaksanakan Kelompok Kerja (Pokja) Agama MRP Papua Selatan.
Ketua Tim Pokja MRP Papua Selatan, Yohanis Okdinon, mengatakan, keterlibatan tokoh agama diperlukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi dari para pemuka agama dinilai penting sebagai bahan sebelum MRP melakukan pertemuan dengan pimpinan daerah Kabupaten Mappi.
“Penjaringan aspirasi ini dilakukan agar MRP mendapatkan gambaran secara langsung dari para tokoh agama sebelum melakukan pertemuan dengan pimpinan daerah. Berbagai masukan yang diberikan akan menjadi bahan dalam melihat berbagai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Mappi,” kata Yohanis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mappi Kosmas Jadi, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mappi RD. Fitalis R. A. Letsoin, serta tokoh agama dari berbagai denominasi.
Kosmas Jadi menyambut baik forum dialog tersebut. Menurutnya, komunikasi antara MRP, Kementerian Agama, FKUB, dan tokoh agama dapat memperkuat kerja sama antarlembaga sekaligus mendukung pemeliharaan kerukunan umat beragama.
Dalam pertemuan itu, para tokoh agama menyampaikan sejumlah pandangan terkait kehidupan beragama, kebutuhan pelayanan umat, dan persoalan sosial yang menjadi perhatian masyarakat Mappi.
Hasil penjaringan aspirasi selanjutnya diharapkan menjadi bahan bagi MRP Papua Selatan dalam membangun komunikasi dengan pemerintah daerah. Dengan demikian, berbagai masukan masyarakat dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Mappi.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi tokoh agama untuk menyampaikan pandangan secara langsung kepada lembaga representasi masyarakat Papua Selatan, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat setempat.(Rilis)









