LKC Dompet Dhuafa Papua Latih Kader Kesehatan, Tingkatkan Akses Layanan di Keerom

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepancom, Jayapura – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa Papua menggelar Pelatihan Kader Kawasan Sehat di Kampung Yanamaa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, pada Rabu, 22 Mei 2025. Sebanyak 16 kader kesehatan dari kampung tersebut mengikuti pelatihan yang bertujuan memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan dasar di masyarakat.

Pelatihan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom, Puskesmas Arso, Kepala Kampung Yanamaa. Program ini merupakan bagian dari komitmen LKC Dompet Dhuafa Papua dalam menciptakan Kawasan Sehat berbasis komunitas.

“Kami mengembangkan tujuh indikator Kawasan Sehat, mulai dari Kesehatan ibu dan anak, eliminasi stunting, sanitasi lingkungan, kesehatan mental dan spiritual, pengendalian penyakit tidak menular, Pengendalian TBC. Kader menjadi ujung tombak dalam semua proses ini,” ujar Koordinator LKC Dompet Dhuafa Papua, Tumijan, di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kader kesehatan berperan penting mendeteksi dini penyakit, mengedukasi masyarakat, serta menjadi penghubung dengan fasilitas kesehatan. “Jangan sampai warga merasa sehat, padahal sebenarnya punya tekanan darah tinggi atau diabetes yang tidak terdeteksi. Di sinilah peran penting Posbindu dan kader,” ujarnya.

Baca Juga :  Papua Bawa Pulang 6 Medali di Olimpiade Madrasah Indonesia 2025

Kepala Kampung Yanamaa, Timotius AP, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran LKC di kampungnya. Ia berharap pelatihan ini menjadi awal transformasi kesehatan masyarakat Yanamaa. “Kami sangat mendukung program ini karena kesehatan adalah kunci utama masyarakat bisa bekerja dan berusaha. Kami ingin kader-kader kami menjadi profesional dan tangguh,” kata Timotius.

Ia menyebut Kampung Yanamaa memiliki 443 kepala keluarga dan 1.284 jiwa. Ia berharap para kader yang sudah dibina bisa mendapat pelatihan lanjutan, termasuk penguasaan sistem digital agar laporan kesehatan bisa disampaikan lebih cepat dan akurat kepada instansi terkait.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom, Lervianna Sitanggang, menegaskan pentingnya keberadaan kader sebagai perpanjangan tangan layanan kesehatan. “Kader adalah jembatan kami dengan masyarakat. Mereka yang paling mengenal karakter warga dan menjadi ujung tombak edukasi serta deteksi dini,” ujar Lervianna.

Baca Juga :  Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087

Ia mengakui masih ada tantangan dalam pemberdayaan kader, seperti keterbatasan insentif dan waktu pelatihan yang menyita perhatian keluarga. “Rata-rata kader kita adalah ibu rumah tangga. Untuk pelatihan seminggu penuh, mereka butuh izin dan dukungan keluarga,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengapresiasi semangat para kader di Keerom yang tetap konsisten memberikan pelayanan. “Evaluasi dilakukan setiap bulan melalui posyandu. Di situlah kami memantau keberlanjutan kinerja kader setelah pelatihan,” tuturnya.

Kabupaten Keerom sendiri memiliki 12 puskesmas dan 91 kampung, dengan lebih dari 380 kader aktif yang merangkap tugas sebagai kader posyandu, malaria, hingga posbindu.

Pelatihan 16 kader kesehatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga sosial dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Papua, khususnya di wilayah pedalaman.

Berita Terkait

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro
Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama
PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar
Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:32 WIB

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro

Kamis, 5 November 2026 - 16:03 WIB

Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama

Kamis, 5 November 2026 - 10:51 WIB

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya