Pertumbuhan Ekonomi Papua jadi sorotan di Muscab HIPMI Jayapura

- Redaksi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepancom, Jayapura – Calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Jayapura, Muhammad Taufiq, memaparkan visi dan gagasannya dalam forum Musyawarah Cabang (Muscab) VI HIPMI Kota Jayapura, Sabtu, 31 Mei 2025. Dalam forum yang berlangsung di Hotel Grand Tabi, Taufiq menjawab berbagai pertanyaan dari panelis mengenai investasi, keamanan, potensi pariwisata, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Taufiq menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam membangun ekosistem kewirausahaan di Papua. Menurutnya, kondisi sosial dan geografis Papua menuntut kerja sama lintas sektor, termasuk pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, dan komunitas lokal. “Di Papua, pengusaha tidak hanya menghadapi tantangan pasar, tapi juga faktor keamanan dan budaya. Karena itu, komunikasi dengan semua pemangku kepentingan sangat penting,” ujar Taufiq.

Ia menyoroti persoalan keamanan yang kerap dihadapi pelaku usaha, terutama pada malam hari. Menurutnya, masih ada gangguan dari oknum masyarakat yang berada di bawah pengaruh alkohol, yang berdampak pada kelangsungan usaha. “Kita harus libatkan aparat, baik TNI maupun Polri, untuk menciptakan rasa aman bagi pengusaha muda di lapangan,” ucapnya.

Baca Juga :  Pesan Bimas Katolik Papua: Hadirkan Energi Positif di Tempat Kerja

Dalam bidang pengembangan ekonomi lokal, Taufiq mengangkat sektor pariwisata sebagai peluang strategis. Ia mencontohkan praktik baik dari Makassar, di mana usaha wisata bahari seperti jetski di Pulau Samalona dikelola oleh anak-anak muda dengan dukungan pemerintah dan komunitas lokal. “Model seperti ini bisa kita adaptasi di Jayapura, disesuaikan dengan kearifan lokal dan keterlibatan pemuda adat,” kata Taufiq.

Ia menekankan bahwa generasi muda dari komunitas adat perlu dilibatkan langsung sebagai pelaku usaha di atas tanah mereka sendiri. HIPMI, kata dia, akan berperan sebagai pendamping. “Kami ingin pemilik hak ulayat jadi pengusaha, bukan hanya penyedia lahan. Kami akan ajak mereka berwirausaha bersama,” ujarnya.

Menanggapi pertanyaan terkait adopsi teknologi dan AI dalam dunia usaha, Taufiq menyatakan pentingnya digitalisasi UMKM. Namun, ia menilai penguatan organisasi internal harus menjadi fondasi awal. “Saya akan membenahi struktur HIPMI agar lebih aktif dan responsif, karena tidak mungkin saya bekerja sendiri,” katanya.

Baca Juga :  Kemenag Papua akselerasi inventarisasi aset SBSN di MAN Jayapura

Taufiq juga menyoroti tantangan perizinan yang sering dihadapi pelaku usaha pemula. Ia berjanji akan membuka ruang advokasi dengan pemerintah daerah agar pelaku UMKM mendapatkan kemudahan akses legalitas usaha. “Kalau dipercaya memimpin, saya siap menjembatani kesulitan anggota dalam hal perizinan dan dukungan regulasi,” katanya.

Sementara itu, Formatur Ketua BPD HIPMI Papua Supriadi Laling menyoroti kondisi ekonomi Papua yang masih tertinggal. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Papua pada kuartal I 2025 hanya mencapai 3,91 persen terendah secara nasional. “Ini menjadi tantangan besar. Kita perlu sinergi semua pihak untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif,” ujar Supriadi.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan jumlah pengusaha muda sebagai indikator kemajuan suatu daerah. “Secara nasional, rasio pengusaha baru 3,4 persen. Padahal negara-negara Asia Tenggara lainnya sudah mencapai 6–7 persen. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal pola pikir,” katanya.

Muscab VI HIPMI Kota Jayapura dijadwalkan berlanjut pada Rabu, 14 Juni 2025, dengan agenda penetapan kepengurusan baru periode 2025–2028.

Berita Terkait

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya