Jakarta, Papuaterdepan.com– Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai salah satu dari lima instansi dengan Kinerja Anggaran Terbaik pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Direktorat Jenderal Bimas Islam Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Agama, HR. Muhammad Syafi’i. Kanwil Kemenag Papua bersanding dengan sejumlah provinsi lain seperti Jawa Timur, Gorontalo, Aceh, dan Sumatera Utara.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Bidang Bimas Islam atas capaian tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan menembus lima besar nasional dalam nilai kinerja anggaran pada aplikasi Sakti dan e-Monev Bappenas merupakan capaian luar biasa di tengah tantangan geografis Papua.
“Ini membuktikan bahwa Papua tidak kalah bersaing dengan provinsi lain walaupun banyak kendala yang dihadapi,” ujar Klemens.
Menurutnya, capaian ini bukan sekadar angka administratif, tetapi menjadi tantangan bagi seluruh jajaran untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas kinerja di semua bidang.
“Ini menjadi motivasi agar prestasi serupa dapat menular ke bidang-bidang lain sehingga di tahun 2026 ini kualitas pelayanan kita terus meningkat,” tegasnya.
Penghargaan ini sejalan dengan arahan Wakil Menteri Agama dalam pembukaan Rakernas. Syafi’i menekankan bahwa orientasi program Bimas Islam harus bergeser dari sekadar capaian serapan anggaran menuju perubahan perilaku dan kesadaran umat.
Ia mengingatkan bahwa Kementerian Agama bekerja di ruang nilai dan sosial, bukan semata ruang fiskal. Karena itu, indikator keberhasilan tidak boleh berhenti pada laporan administratif, melainkan harus menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan kesadaran ekologis yang dirasakan masyarakat.
JFT Perencana Muda Kanwil Kemenag Papua, Taufik Ramadhan, menjelaskan bahwa penilaian kinerja dilakukan secara berjenjang, baik di tingkat wilayah antar-Kanwil maupun tingkat kabupaten/kota antar-Kantor Kemenag.
“Alhamdulillah, Satker Bimas Islam (423282) Kanwil Papua mampu menunjukkan performa terbaik di tingkat wilayah nasional,” ujar Taufik.
Sejalan dengan pesan Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengenai “Perencanaan Berbasis Dampak” di tengah keterbatasan ruang fiskal 2026, Kanwil Kemenag Papua melakukan langkah konkret dengan mengarahkan pengelolaan anggaran untuk memperkuat layanan garda terdepan.
Melalui revisi dan optimalisasi sisa anggaran Triwulan III, Kanwil Papua merevitalisasi sarana di Kantor Urusan Agama (KUA). Di antaranya pengadaan printer PLQ untuk enam KUA dan meubelair untuk 21 KUA.
“Kami memastikan anggaran berdampak nyata, agar layanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, nyaman, dan tidak berbelit,” jelas Taufik.
Ia menegaskan, jajaran Kanwil Kemenag Papua siap beradaptasi dengan kebijakan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas manfaat bagi masyarakat.
“Tujuannya agar hasil Rakernas ini segera terimplementasi dan ASN Kemenag Papua dapat memberikan kontribusi terbaik bagi umat,” pungkasnya.(Rilis)









